JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Polisi masih mendalami kematian 4 (empat) pekerja bangunan, saat menguras tangki air di salah satu gedung bertingkat di kawasan Jl TB Simatupang RT 02/ RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Selain tewas, tiga pekerja lain mengalami sesak nafas. Kepolisian telah mengolah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Chepy Rusmanto kepada wartawan, pada Sabtu (4/4/2026) di Jakarta.
Dia katakan, polisi juga melakukan interogasi terhadap saksi-saksi, mengevakuasi korban meninggal dunia dan sesak napas ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Untuk korban meninggal dunia, antara lain berinisial YN (32) asal Subang, MW (62) asal Cianjur, TS (63) asal Bandung Barat dan MF (19) asal Bandung Barat.
Baca juga: Ribuan Warga Demak Bertahan di Pengungsian, Ahmad Luthfi Guyur Bantuan Rp 236 Juta
Sedangkan untuk tiga korban sesak napas atas nama UJ (41), SN (63), dan AJ (47). Ketiganya merupakan warga Purwakarta.
Kronologi kejadian berawal, saat dua pekerja diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih yang berada di lantai dasar (basement), pada Jumat (3/4) sekitar Pukul 10.00 WIB.
Ketika keduanya membongkar penutup penampungan air itu, korban terjatuh dengan di kedalaman tiga meter. Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya,
Karena tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety), mereka ikut terjatuh ke dalam penampungan.
Insiden itu mengakibatkan empat orang terjatuh, dan tiga orang sesak napas disebabkan hawa panas dan bau dari tangki air.