Way Kiri Darurat Setrum Ikan, Nelayan Tubaba Desak Polisi Tangkap Pelaku Illegal Fishing”

Kamis, 18 Juni 2026 19:42
Nelayan Tubaba

TUBABA LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----
Praktek penangkapan ikan secara ilegal menggunakan alat setrum di Sungai Way Kiri, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, diduga semakin marak dan berlangsung secara terang-terangan.

Kondisi ini memicu keresahan para nelayan tradisional yang mengaku hasil tangkapan mereka terus menurun akibat rusaknya ekosistem sungai.

Sejumlah nelayan menyebut aktivitas illegal fishing tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Para pelaku diduga beroperasi hampir setiap malam menggunakan perahu bermesin dan alat setrum listrik atau menggunakan alat setrum mesin berkapasitas besar.

"Sudah sangat merajalela. Mereka turun hampir setiap malam, sekitar tiga sampai lima perahu. Biasanya mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 03.00 dini hari. Mereka menyetrum ikan secara terang-terangan di Sungai Way Kiri," ungkap seorang nelayan yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, penggunaan alat setrum tidak hanya menangkap ikan berukuran besar, tetapi juga mematikan benih ikan serta biota sungai lainnya. Dampaknya, populasi ikan terus menurun sehingga nelayan yang menangkap ikan secara tradisional semakin kesulitan memperoleh hasil.

"Akibatnya sekarang kami sudah sulit mendapatkan ikan. Yang mati bukan hanya ikan besar, tetapi juga anak-anak ikan. Kalau terus dibiarkan, lama-lama sungai ini akan habis ikannya," katanya.

Para nelayan menilai praktik tersebut merupakan ancaman serius terhadap kelestarian sumber daya perairan. Selain merusak keseimbangan ekosistem, aktivitas ilegal itu juga mengancam mata pencaharian masyarakat yang selama ini bergantung pada hasil tangkapan di sungai.

Mereka mendesak aparat kepolisian bersama instansi terkait untuk segera melakukan patroli rutin, terutama pada malam hingga dini hari, serta menangkap para pelaku agar memberikan efek jera.

"Kami berharap aparat kepolisian jangan tinggal diam. Lakukan patroli rutin dan tangkap para pelaku penyetrum ikan. Kalau dibiarkan terus, nelayan kecil yang paling menderita," tegasnya.

Para nelayan berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk memberantas praktik illegal fishing di Sungai Way Kiri demi menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus melindungi mata pencaharian masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perikanan Kabupaten Tulangbawang Barat belum dapat konfirmasi untuk dimintai tanggapan terkait maraknya dugaan praktik penangkapan ikan secara ilegal menggunakan alat setrum di Sungai Way Kiri.

(Rohman)

Berita Terkini