MESUJI, HELOINDONESIA.COM -- Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung bak "negeri koboi". Senjata api rakitan beredar dan kerap "menyalak" tanpa kenal waktu dan keadaan. Hari ini, Senin (10/8/2026) diperkirakan jelang subuh, sebutir peluru merobohkan seorang wanita di jalan beton depan rumahnya, Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji.
Korban tewas berinisial YT, warga setempat, informasi awal yang dihimpun Heloindonesia.com di lapangan, diduga ditembak oleh suaminya sendiri. Usai kejadian, terduga pelaku disebut melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.
Warga kaget menemukan jenazah pagi hari tergeletak. Warga juga telah melaporkannya ke kepolisian. Kanitres Polsek Tanjungraya dan timnya langsung meluncur ke TKP. Para keluarga dan tetangga menangis di sekitar jenazah.
Heloindonesia.com masih menyelusuri pamatik peristiwa tragis ini. Hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap kejadian, kondisi korban, maupun kepastian identitas terduga pelaku.
Beberapa kasus penembakan pernah terjadi di kawasan Mesuji (baik di wilayah Kabupaten Mesuji, Lampung, maupun kecamatan Mesuji di perbatasan Ogan Komering Ilir/OKI, Sumatera Selatan), yang umumnya melibatkan senjata api rakitan, konflik pribadi, maupun sengketa lahan.
Kasus Penembakan
Saat Live TikTok (Juni 2026): Remaja berinisial SH (18) tewas tertembak senjata api rakitan di dada kiri oleh temannya (MCA) saat sedang melakukan siaran langsung (live streaming) TikTok di Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji (OKI). Pelaku berhasil diamankan polisi.
Penembakan Petani (Februari 2026): Seorang petani di Mesuji mengalami luka tembak di bagian bawah mata akibat ditembak oleh tetangganya sendiri karena masalah pribadi, dan kasusnya dalam pengejaran pihak kepolisian.
Penembakan Pekerja Kebun Sawit (Mei 2024): Pekerja kebun PT Sumber Wangi Alam (SWA) di Desa Sodong, Kecamatan Mesuji (OKI), diberondong tembakan oleh sekelompok warga saat melakukan aktivitas di lahan perusahaan.
Penembakan Kakak Ipar (Februari 2023): Warga berinisial YD asal Wiralaga, Mesuji, Lampung, menembak kakak iparnya menggunakan senjata api laras panjang karena dipicu rasa sakit hati terkait pertikaian keluarga.
Penembakan oleh Pegawai Honorer (Oktober 2024): Seorang pegawai honorer Pemkab Mesuji, Lampung, ditangkap polisi karena melakukan penembakan terhadap kenalannya sendiri.
Konflik Agraria Berdarah (2011): Wilayah Mesuji juga sempat menjadi sorotan nasional akibat konflik agraria kronis antara warga dan perusahaan perkebunan yang berujung pada tindak kekerasan dan korban jiwa pada masa lalu. (Aan.S)