Tinta Biru di Jari, Suara Siswa Menentukan Masa Depan OSIS SMAN 1 Batu Putih

Minggu, 9 Agustus 2026 13:49
Jempol biru demokrasi HELO LAMPUNG

TUBABA, HELOINDONESIA.COM – Jari kelingking bertinta biru menjadi saksi pesta demokrasi di SMAN 1 Batu Putih. Bukan pemilu untuk memilih kepala daerah atau wakil rakyat, melainkan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang melibatkan seluruh siswa dan warga sekolah.

Suasana demokrasi terasa di SMAN 1 Batu Putih (SMANSA Batu Putih), Tiyuh Toto Katon, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat (7/8/2026). Sejak pagi, para siswa terlihat antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disiapkan panitia.

Satu per satu mereka mengantre, menerima surat suara, menentukan pilihan, kemudian mencelupkan jari ke tinta biru sebagai tanda telah menggunakan hak pilih. Proses pemilihan berlangsung tertib, aman, dan transparan dengan menjunjung prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Di balik kegiatan tersebut, ada pelajaran penting yang sedang ditanamkan kepada para siswa: demokrasi tidak cukup hanya dipelajari melalui buku dan ruang kelas. Demokrasi juga harus dipraktikkan melalui keberanian memilih, menghormati perbedaan pilihan, serta menerima hasil secara bertanggung jawab.

Sunu-Heri Raih Suara Terbanyak
Setelah seluruh suara dihitung secara transparan, pasangan Sunu Dwi Aditiya dan Heri Dwi Prasetio akhirnya keluar sebagai pemenang. Keduanya ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Batu Putih periode mendatang setelah meraih 137 suara, atau menjadi pasangan dengan perolehan suara tertinggi.

Pengumuman hasil pemilihan disambut kebahagiaan dan rasa syukur pasangan terpilih. Sunu dan Heri kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa dan pihak sekolah yang telah berpartisipasi serta menjaga proses pemilihan berjalan lancar.

“Tinta biru di jari kita hari ini adalah simbol kebersamaan dan kepedulian kita terhadap masa depan SMAN 1 Batu Putih. Kami berkomitmen menjalankan visi dan misi yang telah kami sampaikan serta siap merangkul seluruh siswa untuk bersama-sama memajukan sekolah tercinta ini,” ujar Sunu Dwi Aditiya didampingi Heri Dwi Prasetio.

Demokrasi Dimulai dari Sekolah
Bagi pihak sekolah dan dewan guru SMANSA Batu Putih, Pemilu OSIS bukan sekadar agenda rutin untuk mengganti kepengurusan organisasi siswa.

Lebih dari itu, pemilihan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus pembelajaran demokrasi. Para siswa diperkenalkan pada proses memilih pemimpin secara langsung, menyampaikan aspirasi, menghormati pilihan orang lain, serta memahami bahwa setiap suara memiliki konsekuensi.

Dari lingkungan sekolah inilah nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kejujuran, dan kebersamaan diharapkan tumbuh. Kini, tongkat kepemimpinan OSIS berada di tangan Sunu Dwi Aditiya dan Heri Dwi Prasetio.

Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kemenangan dalam pemilihan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab untuk merangkul seluruh siswa tanpa membedakan pilihan politik di bilik suara.

Dengan kepengurusan baru tersebut, SMAN 1 Batu Putih diharapkan semakin berprestasi, inovatif, dan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi siswa untuk berkembang.

Sebab, dari tinta biru yang sederhana di ujung jari, para siswa sedang belajar satu hal penting: setiap pilihan memiliki arti, dan setiap pemimpin memiliki tanggung jawab. ***

Penulis NAUFAL AL FADLI, pelajar 
SMAN 01 Batu Putih

Berita Terkini