LAMPUNG HELOINDONESIA.COM — Debu berterbangan bak kabut akibat rusaknya alat penyedot debu atau blower pabrik PT Semen Baturaja di jalan bypass dan kawasan depan Pelabuhan Panjang, Kota Bandarlampung.
"Debu itu mengikuti arah angin," ujar Camat Panjang Hendri Satria, Minggu (9/8/2026), usai mendampingi Wali Kota Eva Dwiana membagikan alat kesehatan di Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling.
"Kalau arahnya ke bypass, ke arah Sukabumi. Karena debu itu mengikuti arah angin," ujar Hendri. Dia memperkirakan gangguan pada peralatan produksi tersebut berlangsung selama satu hingga dua hari.
Hendri mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi pada Minggu. Saat pengecekan dilakukan, kondisi debu yang sebelumnya terlihat berterbangan sudah tidak terjadi.
Pihak perusahaan juga disebut telah melakukan perbaikan terhadap peralatan yang mengalami gangguan. Informasi mengenai debu tersebut sebelumnya turut beredar di media sosial, termasuk TikTok.
Sebagai tindak lanjut, pihak kecamatan meminta manajemen perusahaan tetap memperhatikan kondisi warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan perusahaan.
"Informasi yang kami terima, peralatan yang bermasalah sudah diperbaiki," ujar Hendri.
Meski alat yang mengalami gangguan disebut telah diperbaiki, mesin produksi belum kembali dijalankan saat pengecekan berlangsung. Kondisi tersebut salah satunya karena pengecekan dilakukan pada hari Minggu.
Hendri berharap perbaikan peralatan dapat mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Ia juga meminta agar aktivitas perusahaan tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun pengguna jalan di sekitar kawasan tersebut.
"Kami berharap perbaikan peralatan tersebut dapat mencegah kembali keluarnya debu dari area produksi dan mengurangi dampak terhadap masyarakat maupun pengguna jalan di sekitar kawasan tersebut," tutup Hendri. (Hajim)