Helo Indonesia

31 Orang Tewas Dalam Ledakan Gas di Restoran Barbekyu China, Presiden Xi Jinping Angkat Bicara

Winoto Anung - Internasional
Jumat, 23 Juni 2023 13:34
    Bagikan  
Kebakaran di China
Aljazeera

Kebakaran di China - Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi ledakan di Yinchuan [Wang Peng/Xinhua via EPA]

HELOINDONESIA.COM - Sedikitnya 31 orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka ketika terjadi ledakan gas yang digunakan untuk memasak di sebuah restoran barbekyu di China barat laut. Terkait hal ini Presiden Xi Jinping angkat bicara berikan perhatian.

Ledakan itu menghancurkan restoran sekitar pukul 20:40 (12:40 GMT) pada hari Rabu di jalan yang sibuk di daerah perumahan Yinchuan, ibu kota Daerah Otonomi Ningxia Hui, ketika orang-orang berkumpul untuk merayakan liburan tiga hari untuk Naga. Festival Perahu, menurut Kantor Berita resmi Xinhua.

“Kebocoran bahan bakar gas cair … menyebabkan ledakan selama pengoperasian restoran barbekyu,” lapor Xinhua, mengutip komite Partai Komunis regional.

Tujuh orang menerima perawatan medis, kata agensi itu, dengan salah satu dari mereka dalam "kondisi kritis".

Baca juga: Ketua BEM UI akan Dilaporkan ke Polisi Gegara Bicara Jokowi Mau Akhiri Kekuasaan Baik-baik Atau Berdarah-darah

Dua lainnya menderita luka bakar parah, dua luka ringan dan dua luka gores yang disebabkan oleh kaca yang beterbangan, tambah Xinhua.

Satu video yang diposting di media sosial setelah ledakan menunjukkan dua pria bertelanjang dada, celana mereka compang-camping dan tubuh bagian atas tertutup debu, berjongkok dan berdiri bingung di jalan yang sibuk disemprot dengan pecahan kaca.

Video lainnya menunjukkan mobil pemadam kebakaran dan ambulans menerobos jalan-jalan terdekat, lampu biru dan merah menyala dan membunyikan sirene mereka.

Rekaman CCTV menunjukkan lebih dari selusin petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi saat asap mengepul dari lubang menganga di fasad restoran.

Baca juga: Elon Musk dan Zuckerberg Saling Tantang untuk Pertarungan Platform

The Paper, sebuah outlet berita online, mengutip seorang wanita yang mengatakan dia berada sekitar 50 meter (164 kaki) dari restoran ketika dia mendengar ledakan itu.

Dia mengatakan kepada publikasi bahwa dia melihat dua pelayan keluar dari restoran, salah satunya langsung pingsan. Ada bau gas memasak yang kuat, katanya.

Sembilan orang, termasuk "pemilik, pemegang saham, dan staf" restoran, ditahan oleh polisi setelah ledakan, kata CCTV, menambahkan bahwa aset mereka telah dibekukan.

Upaya penyelamatan selesai pada pukul 4 pagi pada hari Kamis (20:00 GMT pada hari Rabu), kata media pemerintah.

Baca juga: Pengamat Adi Prayitno Cegah Gibran Maju Jadi Cagub DKI, Sebab Ada Data Survei yang Sangat Bagus

Kementerian Manajemen Darurat mengatakan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan setempat telah mengirim lebih dari 100 orang dan 20 kendaraan ke lokasi setelah ledakan itu.

Kecelakaan akibat ledakan gas dan bahan kimia tidak jarang terjadi di China meskipun bertahun-tahun upaya untuk meningkatkan keselamatan.

Perintah Penyelidikan

Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa Presiden Xi Jinping angkat bicara berikan perhatian dengan "menuntut upaya habis-habisan dalam merawat yang terluka dan memperkuat pengawasan dan manajemen keselamatan di industri dan bidang utama untuk melindungi nyawa dan harta benda orang secara efektif".

Presiden Xi Jinping “mendesak upaya untuk memastikan penyebab kecelakaan itu sesegera mungkin dan meminta pertanggungjawaban orang-orang terkait sesuai dengan hukum”.

“Semua wilayah dan departemen terkait harus menyaring dan memperbaiki semua jenis risiko dan bahaya tersembunyi,” Xinhua mengutip perkataan Presiden Xi Jinping.

Setidaknya 17 orang tewas dalam kebakaran di sebuah restoran di timur laut kota Changchun pada bulan September, menurut pernyataan yang diberikan pada saat itu oleh otoritas setempat.

Baca juga: Aneka Makanan Berfungsi Untuk Menjaga Kesehatan Otak

Pada Januari 2022, sebuah ledakan yang dipicu oleh dugaan kebocoran gas meruntuhkan sebuah bangunan di kota Chongqing, menewaskan lebih dari selusin orang.  (*)

(Winoto Anung)