HELOINDONESIA.COM - Benda misterius yang ditemukan di pantai barat Australia. Benda yang diduga adalah sampah luar angkasa itu segera menjadi tontonan warga sebelum kemudian ditutup garis polisi.
Badan Antariksa Australia telah meluncurkan penyelidikan apakah benda silinder misterius yang terdampar di pantai barat yang terpencil adalah sampah luar angkasa dari roket asing.
Benda silinder besar bertatahkan teritip, seukuran mobil kecil, ditemukan pada hari Minggu di Green Head, sebuah kota sekitar 250 km (155 mil) sebelah utara Perth, ibu kota Australia Barat.
Penduduk setempat yang penasaran berkumpul untuk berfoto selfie dengan pemandangan benda asing tersebut, sebelum polisi tiba dan menutup area tersebut.
Baca juga: Surya Paloh Jelaskan Isi Pertemuan dengan Jokowi: Beliau yang Mengundang Saya
Badan tersebut mengatakan pada hari Senin di Twitter bahwa mereka telah melakukan kontak dengan badan antariksa lain untuk mengidentifikasi objek tersebut, yang tampaknya sebagian terbuat dari bahan anyaman.
"Objek itu mungkin berasal dari kendaraan peluncuran luar angkasa asing dan kami bekerja sama dengan mitra global yang mungkin dapat memberikan lebih banyak informasi," katanya.
Insinyur Badan Antariksa Eropa Andrea Boyd mengatakan rekan-rekannya percaya benda yang terdampar dari Samudra Hindia itu jatuh dari roket India saat meluncurkan satelit.
Baca juga: Haaland Salip Mbappe, Dua Pemain Real Madrid Memepet dalam Daftar Harga 10 Top Pemain Dunia
“Kami cukup yakin, berdasarkan bentuk dan ukurannya, itu adalah mesin tingkat atas dari roket India yang digunakan untuk banyak misi berbeda,” katanya kepada Australian Broadcasting Corp.
Siapa pun yang meluncurkan benda itu ke luar angkasa akan bertanggung jawab atas pembuangannya. Sementara itu, tidak ada komentar langsung dari Organisasi Riset Antariksa India.
“Ada Kantor PBB untuk Urusan Luar Angkasa, dan mereka memiliki Perjanjian Luar Angkasa yang telah ditandatangani semua orang, mengatakan bahwa siapa pun yang meluncurkan sesuatu ke luar angkasa bertanggung jawab sampai akhir,” kata Boyd.
Baca juga: Sulit Bernafas Karena Hidung Tersumbat? Begini Cara Alami Mengatasinya
Ahli astrofisika dan kosmolog Universitas Nasional Australia Brad Tucker seperti dikutip oleh kantor berita The Associated Press mengatakan bahwa objek tersebut "pasti terlihat sangat tebal".
Polisi Australia Barat mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa analisis kimia pemerintah telah menentukan objek itu aman dan "saat ini tidak ada risiko bagi masyarakat."
Pihak berwenang sebelumnya menganggap perangkat itu berbahaya dan mendesak masyarakat untuk menjauh. (*)
(Winoto Anung)
