HELOINDONESIA.COM - Bagi penderita asam urat, mengonsumsi makanan dan minuman tinggi purin harus dibatasi.
Hal ini arena makanan dan minuman tersebut dapat meningkatkan risiko penumpukan asam urat dan menyebabkan gejala yang mengganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Sebenarnya purin merupakan senyawa yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Zat tersebut memiliki sejumlah fungsi, seperti mendukung proses metabolisme, menyediakan energi, hingga mengendalikan pertumbuhan sel.
Purin sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni purin endogen yang diproduksi dalam tubuh manusia, dan purin eksogen yang berasal dari makanan.
Ketika purin diproses dalam tubuh, maka akan menghasilkan produk sampingan berupa asam urat yang akan kembali diserap tubuh.
Baca juga: Samuel Wattimena Pacu Motivasi Mahasiswa Akademi Entrepreneurship Terang Bangsa
Jika jumlah purin tidak seimbang dengan kemampuan tubuh untuk memprosesnya, hal ini dapat meningkatkan kadar asam urat dan berpotensi menumpuk di dalam darah (hiperurisemia).
Kondisi inilah yang kemudian bisa memicu radang sendi yang biasa dikenal dengan sebutan asam urat.
Salah satu cara mencegah asam urat adalah dengan mengontrol asupan purin eksogen yang berasal dari makanan yang kia konsmsi.
Caranya dengan menghindari atau membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi purin.
Melansir dari Alodokter, berikut makanandan minuman mengandung tinggi purin yang dapat memicu asam urat:
1. Daging merah
Daging merah merupakan salah satu makanan tinggi purin yang sering dikonsumsi sehari-hari.
Adapun jenis daging merah di antaranya daging sapi, kambing, domba, dan lain sebagainya.
Meski daging merah merupakan sumber nutrisi penting, namun mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan asupan purin eksogen dalam tubuh.
Hal ini tentu akan meningkatkan risiko asam urat.
Oleh karena itu, sebaiknya mengonsumsi daging merah harus dibatasi.
Baca juga: Gelar Karya P5, Guru dan Anak-anak SLB Negeri Kendal Dolanan Dakon hingga Engklek
2. Makanan laut (seafood)
Daging yang berasal dari laut umumnya mengandung purin yang cukup tinggi.
Seafood seperti udang, ikan tuna, kerang, kepiting, dan cumi-cumi mengandung purin yang tinggi sehingga dapat memicu terjadinya asam urat.
Tidak hanya itu, daging kalengan seperti sarden juga termasuk makanan tinggi purin.
Jadi agar terhindar dari risiko asam urat, sebaiknya batasi mengonsumsi jenis seafood tersebut.
3. Jeroan
Jeroan adalah istilah yang digunakan untuk daging organ hewan bagian dalam, seperti hati, lidah, otak, usus, dan lain sebagainya.
Bagian tersebut memiliki tekstur dan rasa yang yang digemari banyak orang.
Namun, makanan ini ternyata merupakan salah satu pemicu utama asam urat.
hal ini karena daging jeroan merupakan salah satu jenis makanan dengan kadar purin tertinggi.
Itulah alasannya mengapa daging jeroan dapat dengan mudah meningkatkan risiko asam urat.
Baca juga: 119 Mustahik Bidang Pendidikan Terima Zakat dari Baznas Kendal
4. Saus gravy
Gravy adalah jenis saus yang kerap digunakan untuk melengkapi sajian seperti steak atau daging ayam panggang.
Saus gravy sendiri terbuat dari lemak dan jus daging yang keluar ketika daging tersebut dimasak.
Jus daging tersebut kemudian dicampurkan dengan kaldu atau susu, dan ditambahkan cornstarch sehingga teksturnya menjadi kental.
Saat daging dimasak, kandungan purin di dalamnya akan keluar bersama dengan jus daging.
Oleh karena itu, saus gravy yang terbuat dari jus daging dapat meningkatkan kadar purin dalam tubuh secara signifikan, sehingga memicu terjadinya asam urat.
5. Soft drink
Tidak hanya makanan, ada juga minuman yang mengandung tinggi purin.
Salah satunya adalah soft drink.
Hal ini karena soft drink umumnya mengandung gula fruktosa yang sangat tinggi.
Ketika tubuh memproses fruktosa yang masuk ke dalam tubuh, maka akan menghasilkan produk sampingan berupa purine.
Oleh karena itu, semakin sering mengonsumsi soft drink, maka semakin tinggi pula kadar purin dalam tubuh sehingga bisa memicu asam urat.
Baca juga: Kembali Terkena Kasus Narkoba, Ammar Zoni Ditetapkan Sebagai Tersangka
6. Minuman beralkohol
Selain soft drink, minuman beralkohol juga dapat memicu asam urat.
Sebab, minuman beralkohol seperti bir memiliki kandungan purine yang sangat tinggi.
Bahkan, kandungan purine yang ada dalam bir bisa meningkatkan risiko asam urat secara signifikan.
Selain itu, minuman beralkohol juga dapat meningkatkan produksi purin endogen dalam tubuh.
Akibatnya, jumlah purin endogen dan eksogen melebihi apa yang bisa diproses oleh tubuh sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan yang bisa memicu asam urat.
