HELOINDONESIA.COM - Hari raya Idulfitri atau Lebaran identik dengan tradisi silaturahmi dengan hidangan yang lezat yang kaya rempah dan lemak yang mengandung kolesterol. Bagi para pemudik, suasana Labaran bisa mempengaruhi pola makan, dan aktivitas berolahraga.
Praktisi Kesehatan Masyarakat dr Ngabila Salama menyebut, cek kesehatan rutin hingga mengelola stres menjadi sejumlah cara yang perlu dilakukan pemudik agar kesehatan dan kebugaran tubuh tetap terjaga usai merayakan Lebaran.
“Kiat sehat kembali beraktivitas sesudah libur Lebaran bisa diterapkan melalui pola hidup yang biasa kita sebut CERDIK ya, tujuannya supaya bisa tetap bugar dan produktif,” kata Ngabila di Jakarta, Senin 15 April, seperti antaranews.com.
Baca juga: 6 Manfaat Gua Sha untuk Wajah dan Cara Menggunakannya
Ngabila menjelaskan, saat melakukan cek kesehatan rutin, masyarakat harus memastikan bahwa tekanan darah berada pada kondisi normal atau kurang dari 140/90 mmHg. Hal yang sama juga perlu dipastikan pada kondisi gula darah, kolestrol, lemak dan asam urat.
Bagi penderita diabetes melitus, kadar HbA1C harus kurang dari 6,5 persen. Apabila kadarnya telah mencapai 5,7 sampai 6,4 persen, penderita disarankan untuk kembali memeriksakan kondisi kesehatannya per enam bulan sekali karena hal tersebut menandakan adanya potensi terkena pra-diabetes.
Dia juga meminta masyarakat agar mengenyahkan asap rokok yang dapat menimbulkan sejumlah kerugian bagi kesehatan anggota keluarga lainnya.
Baca juga: Jangan Lewatkan, 6 Manfaat Peregangan Ringan Saat Bangun Tidur
Dibandingkan dengan merokok, Ngabila lebih menganjurkan agar masyarakat mulai rajin beraktivitas fisik setidaknya lewat peregangan ringan selama 15 hingga 30 menit di kantor setiap pukul 10.00-14.00. Opsi lainnya yaitu berjalan kaki dengan target 8 ribu sampai 10 ribu per hari.
Kemudian menjalankan diet seimbang untuk mengurangi berat badan secara ideal dan cepat lewat intermittent fasting dengan puasa minimal 14-16 jam dalam 24 jam atau puasa syawal.
Puasa intermittent dapat dilakukan sesuai jam yang dikehendaki, misalnya berpuasa mulai jam 20.00 sampai dengan 10.00 atau sampai 12.00 selama 14-16 jam. Selama berpuasa, tiap individu hanya boleh minum yang tidak manis, tetapi di luar waktu puasa boleh memakan makanan sesuai jumlah kalori harian.
Terakhir, dalam rangka mengelola stres, masyarakat harus mendapatkan waktu istirahat yang cukup melalui tidur setidaknya tujuh jam per hari. Hal ini dapat disiasati dengan tidur singkat (power nap) selama 15 sampai 30 menit di jam istirahat kantor.
Baca juga: Drama Korea Missing Crown Prince Episode 2 Sub Indo
Tujuannya adalah menambah tenaga sehingga tubuh kembali bugar dan rasa kantuk hilang sementara dengan cepat dan meningkatkan kemampuan konsentrasi selama bekerja.
Secara garis besar berikut tips untuk menjaga kesehatan setelah Lebaran, seperti dinukil dari rspp.co.id:
Pola Makan:
Kembali ke pola makan sehat: Hindari makanan tinggi lemak, gula, dan garam. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan protein.
Minum air putih yang cukup: Minum air putih minimal 8 gelas per hari untuk membantu tubuh membuang racun.
Hindari minuman manis: Kurangi konsumsi minuman bersoda, jus kemasan, dan teh manis.
Baca juga: Puluhan Polisi Lakukan Pengamanan Tradisi Grebeg Syawalan di Solo Safari
Gaya Hidup:
Olahraga teratur: Lakukan olahraga minimal 30 menit per hari, 5 kali seminggu.
Tidur yang cukup: Tidur yang cukup (7-8 jam per hari) untuk membantu tubuh memulihkan diri.
Kelola stres: Stres dapat mengganggu kesehatan. Lakukan aktivitas yang dapat membantu rileks, seperti yoga, meditasi, atau mendengarkan musik.
Pemeriksaan Kesehatan:
Periksakan kesehatan: Lakukan pemeriksaan kesehatan setelah lebaran untuk mengetahui kondisi kesehatan.
Tips Tambahan:
Puasa Sunnah: Puasa sunnah, seperti Puasa Syawal, dapat membantu menurunkan berat badan dan kolesterol.
Detoksifikasi: Lakukan detoksifikasi dengan minum jus buah dan sayur segar untuk membantu tubuh membuang racun.
Konsumsi suplemen: Konsumsi suplemen untuk membantu meningkatkan kesehatan, seperti vitamin C, vitamin D, dan omega-3.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menjaga kesehatan setelah lebaran dan kembali ke pola hidup sehat. (Aji)
