HELOINDONESIA.COM - Menolak tua dengan menggunakan metode terapi Stemcell sedang menjadi trend masyarakat dunia, terutama di kalangan selebritis.
Stemcell ini bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit dan membuat seseorang menjadi awet muda di usia senja.
Secara teori, Stemcell merupakan jenis sel yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel lainnya di dalam tubuh.
Sel-sel itu berperan penting dalam proses regenerasi dan perbaikan jaringan-jaringan sel tubuh yang rusak.
Baca juga: Bupati Nanda Monitoring Penyaluran BPP 3 Kecamatan di Pesawaran
Yang jadi pertanyaan, apakah ada di Indonesia? Ternyata ada!
Bahkan, di Indonesia Stemcell sudah berkolaborasi dengan tradisi kesehatan tradisional atau wellness sehingga sangat aman digunakan.
"Stemcell harus menjadi signal. Mengapa saya sebut signal kepada seluruh dunia bahwa di Jakarta ada nih untuk daya tarik wellness tourism. Salah satunya adalah di Etnaprana Wellness Clinic, stemcell, dan Gaya Spa," ungkap dr Sandy Qlintang M.Biomed, President Director Kalbe Regenic Stemcell di acara FGD II pekan lalu.
dr Sandy menegaskan bahwa Indonesia juga memiliki Stemcell dan tidak kalah dengan negara-negara lain-lain untuk menjadi daya tarik wisata wellnessnya.
"Makanya saya sebut ada signalnya, di Jakarta ada nih. Saya sebut bukan Stemcell, tapi Integrated regenerative medicine," ujar dr Sandy.
Baca juga: Bencana Alam di Jateng Sita Perhatian DPN, Dianggap Ancaman non-Militer
Alasan menyebut Integrated regenerative medicine, lanjut dr Sandy, karena kita perlu juga semua faktor-faktor yang mendukung.
Tentu saja, menurut dr Sandy, faktor penting tersebut adalah wellness. Bukan hanya Stemcell saja. Tapi juga ada herbal jamu, aromaterapi, massage dan sebagainya itu.
"Itulah disebut integrated regenerative medicine, nggak bisa satu-satu. Karena saya lihat saat ini lebih banyak satu-satu. Stemcell sendiri, wellness jalan sendiri," ujarnya
Padahal, tegas dr Sandy, kalau kita kombinasi semuanya itu menjadi powerful sekali.
Baca juga: Jalankan Program Pusat BPIP, Paskibraka Lampung Barat Bertolak ke Candi Prambanan
"Tinggal lokasinya, tempatnya. Saya rasa tempat yang paling tepat di tempat yang ramah," tambahnya.
Dikatakan dr Sandy, dirinya memfokuskan pada desain stemcell ini menjadi suatu modalitas terapi yang mutakhir. Bahkan di Badan POM disebut produk obat termutakhir.
"Kalau dulu yang awal-awal kan herbal, Fitofarmaka, walaupun obat-obat kimiawi itu berbasis protein, seperti insulin ataupun antibodi lalu bermain lagi dengan vaksin
Untuk masuk ke interegated regenerative medicine, lanjutnya, tentunya harus konsisten bermainnya.
Baca juga: Komunitas Peduli Atlet USM Galang Dana untuk Mantan Pemain PSIS
"Tidak bisa meninggalkan yang sebelum-sebelumnya. Kombinasikan dengan wellness, aromaterapi, herbal dan yang penting berbasis kearifan lokal," tandasnya.
