HELOINDONESIA.COM - Inovasi minuman sehat asli Indonesia menjadi salah satu cara untuk menggaet penggemar agar mereka suka dan menjadi sehat.
Definisi minuman sehat itu sendiri harus berasal dari bahan-bahan alami, pengolahannya sederhana dan mengandung sedikit gula.
Selain itu, minuman sehat harus bebas dari tambahan bahan kimia. Tentu saja minuman sehat juga mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, mineral dan zat fito.
"Dan syarat lainnya berbasis budaya Indonesia atau sesuai daerah asal minuman sehat tersebut dan inovasinya harus dilakukan," papar Prof Mangestuti Agil, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Kamis (4/12/2025).
Yang jadi pertanyaan, bisakah minuman yang berbasis pada wellness bisa diminati semua kalangan? Terutama kaum muda?
"Kita percaya bahwa ratusan minuman sehat yang sudah dikenal oleh mayoritas masyarakat Indonesia perlu dilestarikan, seiring dengan timbulnya kesadaran terutama generasi muda," jelas Prof Mangestuti Agil.
Prof Mangestuti Agil menyebutkan beberapa minuman sehat hasil budaya nusantara yang berasal dari rempah-rempah.
Di antaranya, bir pletok, wedang secang, wedang uwuh, kunyit asam, wedang sereh dan kombinasi dari susu telur, madu jahe atau dikenal STMJ.
Baca juga: FE Undip Angkatan 1963 Kunjungi USM, Kagumi Kemajuan Kampus
"Kita bisa jumpai banyak karyawan yang butuh sumber energi. Misalnya kita tawarkan wedang secang asal Jogja, kunyit asam wedang serai, STMJ dan banyak lagi," jelasnya
Dari aneka bumbu-bumbuan atau keaneka rempah-rempah, lanjut Prof Mangestuti Agil, sudah banyak sekali hasil dan khasiatnya.
"Sejak jaman dahulu kala dan jauh dari dari kondisi kita seperti sekarang ini, minuman sehat sudah dibahas dalam berbagai manuskrip termasuk khasiat dan juga cara pembuatannya," ungkapnya.
Dan perlu diingat oleh semua orang, sambung Prof Mangestuti Agil, zat Fito atau fitokimia hanya bisa didapatkan dari tanaman, tidak bisa dibuat secara sintetis atau dari bahan mana pun.
Baca juga: KIP Apresiasi Komitmen Pemprov Jateng dalam Keterbukaan Informasi
Dari berbagai sumber, zat fito, atau fitokimia, memiliki banyak manfaat, di antaranya:
Pertama, antioksidan.
Melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas
Kedua, anti-inflamasi.
Mengurangi peradangan dan mencegah penyakit kronis
Ketiga, Antimikroba.
Membantu melawan infeksi bakteri, virus, dan jamur.
Baca juga: Gubernur Lampung Bahas Penguatan Kerja Sama Penyiapan Tenaga Kerja ke Jepang dengan JAC
Keempat, antikanker.
Mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor
Kelima, meningkatkan imunitas.
Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh
