Helo Indonesia

Pakar Aromaterapi Ungkap Benang Merah Antara Pijat Tradisional dan Hasil Medis

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Jumat, 5 Desember 2025 19:08
    Bagikan  
Kusuk Batak
Foto: tangkapan layar

Kusuk Batak - Kusuk Batak atau pijat menjadi salah satu hasil budaya kesehatan Indonesia.

HELOINDONESIA.COM - Pijat tradisional menjadi khasanah budaya Nusantara yang sudah ada secara turun temurun.

Awalnya hanya diwariskan hanya pada keluarga kerajaan saja. Karena para terapis pijat hanya dimiliki keluarga bangsawan.

Dengan seiringnya waktu, terapi pijat tradisional untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara perlahan menurun pada masyarakat secara umum.

Dan akhirnya mereka yang memiliki keahlian pijat dari masyarakat biasa, menurunkannya kepada anak dan cucu mereka.

Baca juga: Jateng akan Berkolaborasi Multipihak untuk Jadi Penopang Swasembada Garam

Antropolog UI, Dr Jajang Gunawijaya mengungkapkan bahwa tradisi kesehatan dan kebugaran keluarga bangsawan akhirnya "bocor" ke masyarakat biasa karena proses berjalannya waktu.

Hampir tiap suku bangsa di Indonesia memiliki tradisi pijat yang sama dan umumnya disertai dengan aromaterapi yang berasal dari tumbuh-tumbuhan alam khas nusantara.

Namun kini, pijat menjadi kebutuhan banyak orang dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan terapi minyak atsiri dan rempah-rempah.

Di setiap daerah teknik dan cara pemijatan pun berbeda-beda. Tujuannya tetap sama, tubuh sehat dan tetap bugar dalam kondisi apa pun.

Baca juga: Komunitas Ameraaa USM Berburu Foto Human Interest di TPA Jatibarang

Bahkan, pijat khas nusantara ini sudah banyak yang mengemasnya secara moderen dan tak kalah dengan teknik-teknik pijat dari luar negeri.

dr Wanarani Aries, pakar aromaterapi seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Jumat (5/12/2025) mengungkapkan bahwa sudah ada 15 jenis pijat yang sudah ditemukenali dan mendapat label SKKNI.

Koordinator Bidang Pendidikan di Indonesia Wellness Master Association (IWMA) ini juga menjadi salah satu tim yang terus menggali kekhasan pijat tradisional yang disebut dengan Etnaprana Nusantara (ETNA)

Dia mencontohkan pijat tradisional Jawa yang menggunakan minyak khusus dan gerakan lembut untuk meredakan kelelahan dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Baca juga: Mahasiswa Teknik Mesin UBL Raih Empat Penghargaan pada LT-RBM BKS TM Se-Sumbagsel di Universitas Bengkulu

Sementara ada di beberapa daerah lainnya justru berkebalikan dengan teknik pijat Jawa, ada yang dengan tekanan keras, setengah keras dan juga lembut.

dr Wanarani Aries menegaskan, ada lima belas teknik pemijatan dalam etnaprana nusantara (ETNA) yang merupakan tradisi dalam menjaga kesehatan dan kebugaran dari beragam suku bangsa di Nusantara.

"Atau pijat relaksasi. Pijat relaksasi ini biasanya lembut menenangkan, menggunakan gerakan yang halus dengan tekanan ringan sampai sedang," ujarnya.

Yang menarik, dr Wanarani Aries memaparkan benang merah antara pijat relaksasi dengan terapi medis.

"Kita masih mencari benang merahnya. Karena pijat therapeutic atau therapeutic massage lebih medical, tapi kita juga bicara pijat relaksasi," ungkapnya.

Dikatakan dr Wanarani Aries, pijat relaksasi ini teknik pijatannya lembut, menenangkan, menggunakan gerakan yang halus dengan tekanan ringan hingga sedang.

Baca juga: Kerja Keras Tim, Satreskrim Polresta Balam Berhasil Meringkus Komplotan Curanmor Asal Lamtim

"Juga menggunakan minyak atsiri meredakan stress dan efeknya relaksasi fisik dan mental," tambahnya

Jadi, lanjut dr Wanarani Aries, dia bertujuan menenangkan sistem saraf dan wellness secara keseluruhan.

"Tidak semata untuk mengatasi nyeri kronis atau kondisi medis tertentu. Ini yang membedakan dengan therapeutic massage. Sama-sama memanipulasi jaringan lunak, otot, tendon dan fasia," tambahnya.

Dan ini dikerjakan oleh tenaga profesional, berlisensi untuk mengatasi kondisi spesifik, meningkatkan fungsi fisik dan kesehatan.

Therapeutic massage ini memiliki tujuan medis. Ini yang membedakan dengan pijat relaksasi. Fokus pada penyembuhan penyakitnya.

Baca juga: Dewan Penasihat USM Tekankan Pentingnya Perkokoh Posisi dan Daya Saing

"Jadi tak semata-mata memberikan relaksasi. Kalau pijat relaksasi lebih lembut. Tapi ini mungkin agak sedikit dipaksa kuat misalnya pada stretching kalau ada terjadi ketegangan otot," tandasnya.