HELOINDONESIA.COM - Asma adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada saluran udara di paru-paru. Pembengkakan dan penyempitan saluran udara yang diakibatkannya membuat pernapasan menjadi lebih sulit, begitu pula peningkatan kadar lendir dan pengencangan otot di sekitar saluran udara.
Pengobatan dan perawatan rumahan seringkali dapat membantu penderita asma mengelola gejala sehari-hari mereka. Namun, seseorang hanya boleh menggunakan ini untuk membantu rencana perawatan medisnya, bukan untuk menggantikannya.
Pada artikel ini, kami merinci berbagai pengobatan rumahan untuk gejala asma, mulai dari yoga hingga aplikasi telepon perawatan diri.
Latihan pernapasan
Beberapa studi menyarankan bahwa latihan pernapasan teratur dapat membantu mengurangi gejala asma dan meningkatkan kualitas hidup orang dengan kondisi tersebut secara keseluruhan. Pengetahuan tentang latihan pernapasan yang mengurangi hiperventilasi mungkin juga berguna selama serangan asma jika seseorang tidak memiliki inhaler. Teknik pernapasan umum yang digunakan selama serangan asma meliputi metode Buteyko dan metode Papworth.
Mengurangi stres
Stres dan emosi intens lainnya, seperti kemarahan, terkadang dapat menyebabkan serangan asma. Teknik untuk membantu orang menurunkan tingkat stres mereka mungkin merupakan pengobatan rumahan yang berguna untuk asma. Seseorang mungkin menemukan ini berguna untuk mencoba latihan pernapasan jika mereka tidak memiliki akses ke inhaler selama serangan asma.
Teknik yang mungkin bermanfaat bagi orang-orang meliputi:
- pernapasan dalam
- meditasi
- pijat terapi
- hipnoterapi
Mengidentifikasi dan menghilangkan pemicu
Salah satu pengobatan rumahan yang paling efektif untuk asma adalah menentukan dan menghilangkan pemicu serangan asma. Meskipun ini mungkin berbeda dari orang ke orang, beberapa pemicu umum termasuk:
- asap, terutama dari tembakau
- hewan peliharaan
- tungau debu
- cetakan
- polusi udara
- kecoak
- infeksi pernapasan, seperti influenza
- stres emosional
- udara dingin
Selain itu, pada beberapa penderita asma, olahraga dapat memperburuk gejalanya, terutama jika mereka aktif secara fisik dalam cuaca dingin. Namun, dengan bantuan pengobatan dan penanganan yang efektif, mereka biasanya dapat berolahraga tanpa mengalami gejala apa pun.
Baca juga: Pernafasan Terganggu Karena Asma? Berikut Obat Alami yang Bisa Anda Temukan di Rumah
Obat herbal dan suplemen
Beberapa orang mungkin menemukan bahwa berbagai obat herbal dan suplemen membantu meringankan gejala asma. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa orang harus menggunakan pengobatan herbal dan suplemen untuk mendukung pengobatan klinis, bukan sebagai pengganti.
Beberapa orang mungkin mendapat manfaat dari suplemen vitamin D, menurut ulasan. Namun, belum ada konsensus mengenai manfaat vitamin D dalam mengobati asma, dan penelitian sedang berlangsung. Demikian pula, sebuah studi tahun 2018 melaporkan bahwa beberapa formula obat herbal Tiongkok dapat membantu mengurangi gejala pada penderita asma akut. Temuan ini, bagaimanapun, belum direplikasi dalam studi terkontrol lebih lanjut.
Orang-orang harus mendiskusikan semua aspek pengelolaan asma mereka dengan profesional perawatan kesehatan dan berhati-hati saat mempertimbangkan pengobatan rumahan untuk kondisi tersebut. Hanya karena suatu perawatan populer tidak berarti itu aman atau efektif.
Misalnya, beberapa pengobatan herbal dapat berdampak negatif pada gejala asma.
St John's wort dapat mengurangi keefektifan teofilin, pengobatan pereda yang sering diresepkan dokter untuk penderita asma. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan gejala asma seseorang memburuk. Beberapa produk yang tidak diatur mengandung Butterbur juga dapat menghasilkan efek samping yang serius, seperti kerusakan hati.
Baca juga: Sulit Bernafas Karena Hidung Tersumbat? Begini Cara Alami Mengatasinya
Praktik gaya hidup
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, hal-hal berikut dapat membantu orang mengatasi asma mereka:
- berhenti merokok, jika ada
- mencapai atau mempertahankan berat badan sedang
- sedang aktif secara fisik
- cukup tidur
- berlatih teknik manajemen stres, seperti perhatian penuh dan pernapasan dalam
Yoga
Penelitian menunjukkan bahwa berlatih yoga dapat menjadi obat rumahan yang efektif untuk asma. Data menunjukkan bahwa peserta asma yang berlatih asana, atau pose yoga fisik, dan meditasi dapat mengurangi frekuensi serangan asma, lebih sedikit gejala asma, peningkatan kapasitas paru-paru, aliran darah yang membaik, dan respon yang lebih baik terhadap pengobatan.
Aplikasi perawatan diri
Teknologi dapat membantu orang mengelola asma mereka, dan beberapa aplikasi tersedia untuk tujuan ini. Peneliti telah menemukan bahwa beberapa aplikasi dapat membantu orang mengubah perilaku mereka dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengelola asma mereka. Aplikasi juga dapat membantu individu meminum obat secara konsisten dan tepat.
Pentingnya perawatan diri
Asma adalah kondisi kronis, yang berarti tidak ada obatnya. Namun, orang seringkali dapat mengatasi kondisi tersebut dengan kombinasi obat harian dan penyelamatan. Selain itu, perawatan diri penting bagi penderita asma. Tanggung jawab dan tindakan individu sangat penting untuk pencegahan serangan asma.
Dikombinasikan dengan rencana tindakan asma yang sehat secara medis, pengobatan rumahan untuk asma bisa sangat membantu dan memainkan peran penting dalam menjaga agar kondisi tetap terkendali.
