Pasien DBD Berjatuhan di Lamtim, Warga Minta Keseriusan Dinkes

Jumat, 15 Maret 2024 03:00
Pasien DBD di Puskesmas Waymili (Foto.Aan S/Helo) Helo Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Warga yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus berjatuhan di Kabupaten Lampung Timur. Warga meminta Dinas Kesehatan Lampung Timur serius menangani penyakit yang menyerang warga ini.

Seperti di Desa Pematang Thahalo, Kecamatan Jabung, Kamis (14/03/3024), ada lima warga desa itu yang dalam waktu bersamaan terserang DBD dan dalam perawatan di Puskesmas Waymili.

"Mereka yang diserang tak hanya anak-anak, tapi orang dewasa juga," kata pasien DBD bernama Susilawati. Dia bersama adiknya masih dalam perawatan.

Kata dia, sebagian memang ada yang hanya dirawat sebentar kemudian bisa pulang, namun ada yang sudah satu minggu belum juga sembuh dan masih dirawat di Puskesmas Waymili.

"Kami berharap ada penanganan serius, fogging ke beberapa rumah warga maupun upaya lain dari Dinas terkait atas wabah penyakit yang bisa mematikan ini," katanya.

Menurutnya, masyarakat resah karena khawatir akan menimpa masyarakat lebih banyak lagi.

Dikompirmasi Helo Lampung, salah satu petugas Puskesmas Waymili mengatakan Dinas Kesehatan Lampung Timur sudah turun ke beberapa tempat di Kecamatan Jabung.

"Penderita terbanyak di Desa Pematang Thahalo Kecamatan Jabung,memang ada dibeberapa tempat yang menderita DBD, namun jika dibandingkan dengan Desa lain,Desa Pematang Thahalo yang paling banyak penderitanya," ujarnya.

Kamis (25/1/2024), DBD merenggut nyawa Suratmi (50), warga Desa Labuhanratu Baru, Kecamatan Wayjepara, Kabupaten Lampung Timur.

Agus, tetangga korban mengatakan, sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Ahmad Yani (RSUAY) Metro, korban sempat berobat di Wayjepara. Namun, kondisinya makin parah.

Hasil diagnosa, korban terjangkit DBD, Suyatmi lalu dibawa ke RSUAY. Namun malang, satu hari dirawat, wanita paruh baya itu meregang nyawa.( Aan.S)

 - 

Berita Terkini