LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM –---Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, untuk tahun 2025, disepakati. Naik 6,5 persen.
Kenaikan itu, disepakati melalui rapat sidang pleno Penetapan UMK di Home Stay Jasa Prima di Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, Kecamatan TBT, Kabupaten Tubaba, Kamis (12/12/2024).
Dari sebelumnya Rp 2.716.497, tahun depan disepakati menjadi Rp 2.893.070. Usulan ini telah disepakati oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Tubaba.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tubaba, Marwazi, mengatakan, usulan kenaikan UMK Kabupaten Tubaba ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah Pusat. Melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 16/2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.
Kenaikan UMK ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memberikan dorongan positif terhadap perekonomian di Kabupaten Tubaba.
“Naiknya UMK diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat. Serta, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujarnya Marwazi.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Ketua Apindo Kabupaten Tubaba, Syaiful Mudofi, mengatakan bahwa secara prinsip Avindo mengikuti apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat terkait dengan
Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 16/2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025 naik menjadi 6,5 persen.
“Kami tetap berupaya dengan mengajak semua pengusaha untuk melakukan upah minimum di Kabupaten Tubaba ini,”ujarnya.
Namun, lanjutnya, ada catatan khusus untuk di Kabupaten Tubaba, keputusan tersebut tidak bisa diberlakukan kepada semua pengusaha di Tubaba. Karena masih banyak pengusuha yang tergolong menegah ke bawah contok nya pengusaha UMKM karena bila bica terkait pendapatan mereka tidak semua mampu menerapkan keputusan dari pemerintah pusat terkait kenaikan UMK.
Ditempat yang sama, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Tubaba, BoimTubaba menyepakati kenaikan UMK naik 6,5 persen “Kita akan selalu ikut mengawasi terkait penerapan UMK di Kabupaten Tubaba,”Imbuhnya (Rohman).
