RPJMD Bandarlampung, Modal Awal APBD 2025 dari Silpa Rp18,81Miliar

Senin, 11 Agustus 2025 20:12
RPJMD

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM-----Wali Kota Eva Dwiana menghadiri pansus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandarlampung tahun 2025-2029 di Gedung DPRD Kota Bandarlampung, Senin.(10/8/2025).

Pansus RPJMD yang telah dibahas bersama anggota DPRD Kota Bandarlampung, telah membedah dan mencermati serta memberikan masukan konstruktif untuk pembangunan berkelanjutan.

"Kami berharap RPJMD ini akan menjadi acuan kita bersama dalam pembangunan di Kota Bandarlampung guna meningkatkan pembangunan
ekonomi, peningkatan kualitas SDM, penyerapan tenaga kerja, dan lingkungan hidup yang nyaman dan berkelanjutan serta mewujudkan masyarakat kota yang sejahtera, kata Wali Kota Bandarlampung," kata Eva Dwiana.

Dia juga menyampaikan ringkasan anggaran dan realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan Tahun 2024 sebagai berikut. Anggaran pendapatan dan realisasinya.

1. Pendapatan pemerintah kota Bandarlampung sampai dengan 31 Desember 2024 dapat terealisasi sebesar 83,76% atau sebesar Rp 2,47 triliun lebih.

2. Pendapatan asli daerah (PAD) yang terdiri dari pendapatan pajak daerah, pendapatan retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, dianggarkan Rp 1,08 trilyun lebih, terealisasi sebesar Rp 716,58 miliar lebih, atau tercapai 66,16 % dari target yang ditetapkan.

3. Pendapatan transfer yang terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat dianggarkan sebesar Rp 1,61 triliun lebih terealisasi sebesar Rp 1,59 triliun lebih atau sebesar 98,77% dan pendapatan transfer antar daerah dianggarkan sebesar Rp 248,22 miliar lebih terealisasi sebesar Rp 155,62 miliar lebih atau sebesar 62,69%.

Anggaran belanja dan realisasinya belanja pemerintah Kota Bandarlampung sampai dengan 31 Desember 2024 dapat terealisasi sebesar 82,80% atau sebesar Rp 2,43 triliun lebih, dengan perincian sebagai berikut :

1. Belanja operasi dialokasikan sebesar RP 2,46 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 2,06 triliun lebih atau sebesar 83,52%; belanja modal dialokasikan sebesar Rp 447,48 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp 353,59 miliar lebih atau sebesar 79,02%.

2. Belanja tak terduga yang dianggarkan sebesar Rp 19,66 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp15,44 miliar lebih atau 78,56%,dari uraian pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja tersebut, maka menghasilkan surplus sebesar Rp 39,50 miliar lebih.

3. Anggaran pembiayaan dan realisasinya, anggaran penerimaan pembiayaan sebesar Rp 27,89 miliar lebih terealisasi sebesar Rp 17,89 miliar lebih atau sebesar 64,15%. sedangkan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 41,50 miliar lebih terealisasi sebesar Rp 38,58 miliar lebih atau sebesar 92,96% sehingga menjadikan pembiayaan netto sebesar minus Rp 20,68 miliar lebih.

Kemudian surplus sebesar Rp 39,50 miliar lebih dapat menutupi pembiayaan netto sebesar minus Rp.20,68
miliar lebih sehingga menghasilkan silpa sebesar Rp 18,81 miliar yang merupakan modal awal pemerintah Kota Bandarlampung untuk pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025, pungkas Eva Dwiana.( Hajim).

Berita Terkini