HELOINDONESIA.COM - Akulturasi tak hanya menyangkut soal hubungan sosial dan budaya dari dua entitas yang berbeda.
Tapi juga perbedaan ini menyelami dunia kuliner nusantara yang beraneka ragam.
Mengawinkan dua etnis berbeda menghasilkan percampuran kemudian seiring waktu menjadi sebuah kelompok masyarakat baru.
Dalam dunia kuliner juga dikenal adanya akulturasi makanan yang berasal dari dua bangsa dan kemudian melebur menjadi makanan khas tersendiri.
Baca juga: Proyek RSUD Tubaba Tanpa Amdal, PWI Kritik DPRD
Salah satu kuliner hasil akulturasi itu salah satunya adalah Nasi Goreng Kambing Kebuli atau nama bekennya di kafe-kafe premium dikenal dengan Kebuli Lamb Fried Rice.
Nasi goreng ini sejatinya mengawinkan teknik menggoreng nasi khas Asia Timur dengan kekayaan rempah Timur Tengah dan India.
Hingga kemudian menjadi hidangan yang menawarkan sensasi rasa pekat, gurih, dan aromatik.
Pilihan ini menjadikannya sebagai makanan favorit para pencinta kuliner khusus nasi berbahan dasar daging kambing.
Baca juga: Sekda Tubaba Hadiri Promosi Doktor Sekda Tulang Bawang, Dorong Penguatan SDM Aparatur
Disajikan bersama acar nanas dan emping melinjo, nasi goreng kebuli kambing itu memiliki aroma khas nasi yang berasal dari minyak Samin.
Cita rasanya sangat kaya, gurih, dan harum karena penggunaan rempah-rempah berupa bumbu kari, jintan, dan ketumbar.
Disajikan dengan potongan daging kambing yang dimasak bersama nasi atau ditumis terpisah.