Helo Indonesia

Ditanya Surya Paloh, Luhut Ngaku Berikan Nama Cawapres yang Cocok Dampingi Anies Baswedan

Winoto Anung - Nasional
Jumat, 5 Mei 2023 15:55
    Bagikan  
 Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi, usai pertemuan dengan Surya Paloh di Wism
Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan In

Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi, usai pertemuan dengan Surya Paloh di Wism - Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi, usai pertemuan dengan Surya Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat 5 Mei.

HELOINDONESIA.COMSetelah Jokowi mengumpulkan para ketua parpol Koalisi Pendukung Pemerintahan di Istana Kepresidenan tanpa mengundang Nasdem, Jumat siang 5 Mei, Surya Paloh bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat.

Usai pertemuan, kepada wartawan Luhut Binsar mengaku ditanya Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem, soal siapa kira-kira calon wakil presiden (cawapres) yang cocok mendampingi Anies Baswedan.

Ada pertanyaan seperti itu, Luhut mengaku memberikan saran nama yang cocok cawapres buat mendampingi Anies Baswedan. "Pak Surya tanya, ya saya jawab. Ya kan saya ditanya saya jawab," kata Luhut usai pertemuan dengan Surya Paloh.

Namun, Luhut Binsar tidak membuka nama yang dia sampaikan, siap sosok yang disarankannya kepada Paloh sebagai cawapres Anies Baswedan. Ia tidak bisa membuka ke public. "Kan enggak perlu cerita ke kamu," kata dia.

Menurutnya, dalam pertemuan empat mata dirinya dengan Surya Paloh diselingi makan siang , namun pertemuan digelar tertutup.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto mengatakan, ada lima bakal Cawapes Anies Baswedan dan sudah semakin mengerucut. Seluruhnya sudah diketahui oleh Anies Baswedan. "Sekarang sudah ada lima kandidat," ujar Sugeng.

Sugeng belum dapat membeberkan nama-nama tersebut. Sebab, hal ini merupakan bagian dari strategi kemenangan.

"Kita juga menunggu kandidat lain siapa, sehingga kita ada pertimbangan kalau menunjuk salah satu (nama)," jelasnya.

Koalisi Perubahan telah menyerahkan sepenuhnya kepada Anies untuk menentukan pendampingnya. Ia meyakini Anies tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk bakal cawapresnya.

"Kita sedang merangkum sedemikian rupa persoalan-persoalan kebangsaan ini ke depan, baik dalam dimensi politik, sosial, budaya, pertahanan, dan juga ekonomi. Lantas itulah yang kita formulasikan menjadi sebuah Indonesia yang harus kita hadapi ke depan," ungkapnya. (*)

(Winoto Anung)