HELOINDONESIA.COM - Presiden Joko Widodo kembali menunjukkan ketelitian dalam memilih jajaran menteri yang diberi tanggung jawab strategis. Kali ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.AP, mendapatkan amanah baru untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di dua kementerian sekaligus, yakni Kementerian Sosial dan Kementerian Desa.
Penunjukan ini dilakukan menjelang akhir masa jabatan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Kepercayaan ini bukan tanpa alasan. Muhadjir Effendy dikenal sebagai sosok yang kompeten, berpengalaman, dan memiliki rekam jejak yang mengesankan di berbagai bidang, baik di dunia pendidikan, sosial, maupun intelektual.
Lahir di Madiun pada 29 Juli 1956, Muhadjir Effendy dikenal luas sebagai seorang akademisi dengan kepedulian sosial yang tinggi.
Ia juga memiliki pengalaman memimpin berbagai organisasi besar, termasuk menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada periode 2015-2020.
Sebelumnya, ia juga sempat memimpin Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Malang pada 1980 dan menjadi Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Selain aktif di dunia organisasi, Muhadjir Effendy juga memiliki rekam jejak akademik yang gemilang, termasuk menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selama tiga periode berturut-turut, yakni pada 2000-2016.
Beliau juga dikenal di kalangan media sebagai penulis yang aktif dengan karya tulis yang mendapat pujian, salah satunya dalam buku berjudul Bunga Rampai Pendidikan.
Dengan latar belakang yang kaya pengalaman dan integritas yang diakui, penunjukan Muhadjir Effendy sebagai Plt dua kementerian ini dinilai tepat.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan program-program kerja di Kementerian Sosial dan Kementerian Desa, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Keputusan Presiden Jokowi ini semakin mengukuhkan posisi Muhadjir Effendy sebagai salah satu tokoh kunci dalam kabinet saat ini, yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan di bidang sosial dan pembangunan desa.
