Helo Indonesia

Pengamat: Pidato Jokowi Tak Bahas Masalah Krusial Pemberantasan Korupsi, Netizen: Mana Berani

Winoto Anung - Nasional
Kamis, 17 Agustus 2023 11:15
    Bagikan  
Presiden Jokowi
Tangkapan layar /TV Parlemen

Presiden Jokowi - Presiden Jokowi mengenakan pakain adat Tanimbar, Maluku utara, saat pidato kenegaraan di MPR, Gadung Parlemen, 16 Agustu 2023. (Foto: Tangkapan layar /TV Parlemen)

HELOINDONESIA.COM - Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) telah berpidato di Parlemen, Rabu 16 Agustus 2023. Jokowi dua kali pidato. Pagi pidato kenegaraan menyambut menyambut HUT ke-78 Kemerdekaan Ri, siang pidato pengantar RAPBN 2024.

Menurut pengamat politik dai UNJ Ubedillah Badrun, dalam pidato Presiden Jokowi itu, setelah diamati ternyata tidak menyinggung masalah korupsi.

“Pidato Jokowi juga tdk merespons isu-isu penting yang sangat krusial. Misalnya soal pemberantasan korupsi,” ujar Ubedillah Badrun dalam postingannya di X (Twitter) dengan akun @UbedilahB.

Ternyata Ubedillah mengamati pidato Jokowi yang berdurasi 27 menit. Dia mengunggah postingan pada pukul 10.59 WIB, kiranya yang dirujuk adalah pidato Presiden Jokowi saat yang pagi hari, pidato kenegaraan.

Baca juga: Bangga Busana Tanimbar Rancangannya Dikenakan Jokowi, Samuel Wattimena: Bukti Produk UKM Memukau

“Pidato selama 27 menit itu sama sekali tidak ada kata pemberantasan korupsi, padahal indeks korupsi kita sedang terpuruk dengan skor hanya 34,” tandas Ubedillah Badrun.

Ternyata postingan singkat Ubedillah tersebut banyak mendapat tanggapan dari para netizen. Mereka menilai, Presiden Jokowi tidak memprioritaskan soal korupsi, juga tidak berani bicara korupsi.

“Mana berani, kan baru saja Kader satu Partenya ditetapkan sbg"Tersangka" pemalsuan surat izin Tambang. Jd, wajar klo isi padatnya gak menyinggung samasekali (((soal pemberantasan korupsi"(?)” tulis netizen @Kuwungkuwung2.

Baca juga: Bamsoet: Penting Dihadirkan Tap MPR yang Berkekuatan untuk Atur Kondisi Darurat Tak Bisa Gelar Pemilu

“Hanya rejim yg tidak belepotan korupsi yg berani bahas korupsi,” ungkap netizen Diro Noto (@Dironotonegoro)

“Tentu saja sulit utk bicara tentang korupsi.Seperti kata MMD,korupsi sekarang lbh merata di semua bidang ,melebihi jaman orba.Bahkan di lmbg  hukum sekalipun.Yg tragis partai pemerintah korupsinya...merajai. Bicara berantas korupsi....bumerang,” ungkap netizen Hendro Ziddane (@HendZiddane).

“Berarti tidak menjadi prioritas,” tulis @Godam062. “Kesempatan yang baik digunakan untuk berkeluh kesah,” ujar @Catuk4. (**)