Heboh di Harkitnas 2024, Dua Pelajar SMP dan Dua Pelajar SMA Mendadak jadi Wali Kota Tangerang

Senin, 20 Mei 2024 20:34
Harkitnas 2024, Pelajar Sehari Jadi Wali Kota Tangerang. Foto Heloindonesia

HELOINDONESIA.COM - Dalam rangka Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2024, di Kota Tangerang, sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Tangerang mendadak menjadi Wali Kota Tangerang.

Perihal adanya pelajar yang menjadi Wali Kota Tangerang tersebut, digelar oleh Pemerintah Kota Tangerang dalam Program 'A Day in My Life Wali Kota Tangerang'.

Ajang itu digelar, agar anak-anak milenial tingkat pelajar SMP dan SMA Kota Tangerang dapat memahami tentang cara kinerja dari Pemerintah daerah, dalam menjalankan tugas sebagai seorang Wali Kota.

Siapa saja nama pelajar yang sehari menjadi Wali Kota Tangerang tersebut, untuk tingkat pelajar SMP yaitu Bernama Johanes Vicko pelajar SMP PGRI Kota Tangerang, Siti Qitarah dari SMPN 10 Kota Tangerang, sedangkan untuk tingkat pelajar SMA/SMK yaitu Ferdy Julian dari pelajar SMK Bhakti Anindya, dan Yolina pelajar dari SMAN 9.

Baca juga: Menlu RI Bertemu Presiden SMU PBB Bahas Isu Palestina & Perubahan Iklim

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, mengapresiasi dan merespons baik, dikalangan pelajar tingkat SMP dan SMA Sehari menjadi Wali Kota Tangerang.

Dikatakan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin. Sekarang di Indonesia banyak dari anak-anak milenial, hal itu dikatakannya, terbukti dari hasil Pilpres 2024 beberapa Waktu yang lalu, pemilih dari kalangan anak-anak muda, hampir 55 persen adalah anak-anak muda.

"Komposisi penduduk kita sudah mulai banyak dari anak-anak milenial. Termasuk dalam Pilpres kemarin, jumlah pemilih milenial diangka 55 persen. Tentu pemerintah daerah meresponsnya dengan mengajak untuk bisa ikut serta dalam memberikan dukungan kepada Pemerintah. Karena itu, kita mencari metode yang paling efektif, menurut ahli komunikasi adalah komunikasi yang baik, itu dilakukan oleh kelompok-kelompok sebayanya. Oleh karena itu kita memikir cara supaya anak muda punya perhatian, punya komitmen membangun kota. Dengan itu kita membuat Program Satu hari menjadi Wali Kota untuk pelajar," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, saat diwawancarai Heloindonesi,com di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (20/5/2024).

Baca juga: Gus Halim Dampingi Presiden Jokowi Jamu Pemimpin dan Delegasi KTT WWF ke-10 di Bali

"Harapan kita dengan cara ini, pelajar bisa memahami pemerintahan dengan lebih detil, paham dengan problem kota, mereka bisa menjadi agen-agen untuk komunikasikan dengan teman sebayanya dan juga menyampaikan versi mereka yang perlu dilakukan kota. Untuk mengantisipasi perubahan komposisi penduduk. Dalam program ini kita mengajak mereka untuk melihat realita yang ada. Kemudian bagaimana pemerintah kota membuat solusi terhadap permasalahan tersebut," ujarnya.

"Yang namanya permasalahan kota, tidak bisa kita menyelesaikannya dalam sehari atau dua hari saja. Karena butuh proses, misalnya perencanaan satu tahun sebelumnya, itu sudah kita laksanakan dari sekarang, misalnya untuk tahun 2025, itu kita sudah menyiapkannya dari sekarang. Sehingga masukan-masukan itu bisa mereka berikan, pada akhirnya mereka dapat memahami mekanisme pemerintah dalam menyelasaikan persoalan yang ada," sambung Nurdin.

"Harapan kita, dari anak pelajar tingkat SMP dan SMA ini, dalam moment 'A Day in My Life Wali Kota Tangerang' mereka termotifasi dan dapat menjadi agen-agen, untuk mempublikasikan tentang permasalahan yang ada di Kota Tangerang, baik itu kepada rekan sebayanya maupun kepada masyarakat," ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin.

Baca juga: Pimpin Peringatan Harkitnas Ke-116, Kepala BSKDN Kemendagri Sampaikan Amanat Menkominfo

Begini respons dari pelajar saat sehari menjabat Wali Kota Tangerang.

"Ketika kami menjadi Sehari Wali Kota Tangerang, kami disini melihat belajar banyak hal, dari sudut pandang pekerjaan seorang Wali Kota. Karena selama ini masyarakat melihat kerja Wali Kota itu seperti apa sih, nah disini kami berempat merasakan langsung ketika sehari menjadi Wali Kota. Kayak tadi kita belajar terkait kritikan dari masyarakat mulai dari wewenang suatu daerah, masyarakat harus tahu hal tersebut, makanya itu nanti kami akan berusaha mengedukasi dan mensosialisasi ke masyarakat terkait kinerja dari seorang Wali Kota,"  kata Johanes Vicko pelajar SMP PGRI 1 Tangerang ke awak media ini.

Sementara itu, Camat Cipondoh Khotibul Imam mengatakan pelajar Sehari menjadi Wali Kota Tangerang sebagai motifasi.

"Kegiatan 'A Day in My Life Wali Kota Tangerang merupakan program dari Pemerintah Kota Tangerang. Kebetulan ada peserta yang bersekolah di SMP 10, jadi Kita Kecamatan Cipondoh, ditunjuk sebagai lokasi pelayanan, jadi mereka tahu tugas Walikota itu sangat banyak. Harapannya para pelajar dan masyarakat tahu bagaimana pekerjaan dari seorang Wali Kota. Masyarakat punya hak untuk menjadi seorang Wali Kota, minimal mereka harus paham tugas dari Wali Kota tersebut," kata Camat Cipondoh Khotibul Imam.

Berita Terkini