Hari Rebo Pon, 21 Juni Ini Ulang Tahun Pak Jokowi, Yuk Intip Karakternya Berdasar Wetonnya

Rabu, 21 Juni 2023 11:40
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada suatu acara. (Foto: Sekretariat Kabinet) Sekretariat Kabinet

HELOINDONESIA.COM - Hari ini Rabu 21 Juni merupakan hari lahir Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selamat ulang tahun Pak Jokowi, semoga selalu diberi sehat, kuat, jernih berpikir, dan penuh pengabdian untuk bangsa dan negara.

Bila dilihat dari sisi primbon Jawa, hari ini juga tepat hari weton Pak Jokowi, yakni Rebo Pon. Bisa dilihat di kalender yang menyertakan hari pasaran Jawa (pancawara, Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi),  pada ahri ini 21 Juni akan terlihat Rabu Pon.

Belakangan ada yang mencatat, Presiden Jokowi kalau mengadakan acara penting memilih Rebo Pon, dan dua atau tiga bulan lalu, awak media pada saat Rebo Pon langsung menyorongkan pertanyaan, apakah akan ada reshuffle kabinet ?

Karena sudah sering dilakukan dan diamati media, dia mulai agak jarang melakukan para hari weton tersebut. Dan memilih hari baik yang lain, misalnya Senin.

Baca juga: Menhan Prabowo Impor 12 Pesawat Tempur Bekas, Ada yang Bertanya, Sampai di Sini Dibakar Tidak Ya?

Kita belum tahu, apakah hari Rebo Pon ini aka nada reshuffle cabinet, karena sudah ada Menteri yang berurusan dengan hukum, yakni Menkominfo Johnny G Plate. Atau mungkin ada acara kenegaraan yang penting lainnya, belum ada pengumumannya.

Namun, dalam alam budaya Jawa, tidak selalu hari weton yang mengadakan acara penting, biasanya orang menghitung hari dicocokkan dengan wetonnya. Atau paling tidak, orang memilih hari Senin yang dinilai baik untuk menggelar acara.

Teropong dari Segi Primbon

Berikut ini akan melihat rahasia Rebo Pon, dan karakter orang yang lahir pada Repo Pon yang juga hari weton Presiden Jokowi tersebut.

Pertama-tama, kalau melihat orang atau karakter orang, dalam alam budaya Jawa akan melihat dari sisi weton, yakni hari kelahiran, gabungan hari kelahiran Saptawara dan Pancawara (tujuh hari dan lima hari).

Baca juga: Alergi Sama Kucing? Tenang Aja, Ilmuwan Sudah Menemukan Vaksinnya

Dalam Saptawara ada Senin, Selasa, Rabu Kamis, Jumat, Sabtu, Ahad (Minggu), orang Jawa biasa mengucapkan: Senen, Seloso, Rebo, Kemis, Jemuwah, Setu, Akad. Adapun hari dalam Pancawara adalah Paing, Pon, Wage, Kliwon, Legi.

Sekarang kita lihat hari lahir Jokowi. Dia lahir pada 21 Juni 1961, setelah dideteksi dihasilkan weton Rabu-Pon. 

Kalau kita baca di Primbon, khususnya Primbon Betaljemur Adammakna, sifat hari Rabu /Rebo adalah: Lakuning bumi, yen becik ngluwihi becike, ora kurang sandhang pangan, budine meneng, yen celathu kepara ngarep, samangsa gelem clathu kakudu-kudu.

(Artinya, perputaran bumi, kalau berbuat baik berlebihan, tergolong cukup  sandang dan kekayaannya, tingkahnya pendiam, kalau bicara tegas, ketika sudah mau bicara harus ditaati.)

Baca juga: Ridwan Kamil Kirim Tim Investigasi, Kalau Pesantren Al Zaytun Tidak Kooperatif Ada Konsekuensi Hukum

Dalam Primbon disebutkan, untuk perputara BUMI itu: Bila baik, baik sekali. Sifat orangnya pendiam, seolah tertutup hatinya. Semua itu sebenarnya tidak benar, karena orang yang berlambang Bumi selalu terbuka hatinya bagi orang lain. Hanya segan berbicara, tetapi kalau sudah mau berbicara maka bicaranya akan ngelantur. Dalam hal kekayaan, tidak pernah kekurangan sandang pangan. Sifatnya dermawan dan sedikit bicara banyak bekerja.

Adapun watak orang yang lahir hari PON,  peliharaanya kambing, sifatnya kambing. Sifat kambing penurut, tapi kadang kala berani kepada tuannya dimana keberanian ini tidak dapat dicegah.

Menurut pakar primbon Ki Hudoyo Doyodipuro, Kambing: Sifatnya penurut, tetapi kepada keluarga sering ribut. Dalam hal kekayaan tergolong hidup sederhana, tidak kaya tetapi juga tidak melarat. Tidak senang bepergian jauh, hobinya mengatur rumah dan tanaman.

Sifatnya yang kurang baik adalah sering berani kepada orang yang pernah menolongnya (tidak mau membalas budi. Bahkan kepada pimpinannya kalau dia karyawan, sering berani. Kalau sudah berani terkadang susah diredakan. Tetapi kalau sifat penurutnya telah tiba, maka dia akan menjadi kawan bahkan sahabat yang baik, bahkan kata-katanya dapat dianut orang lain.

Baca juga: Ini Bahaya Konsumsi Daging Kambing Berlebihan Saat Idul Adha

Rebo-Pon / Rabu-Pon

Orang yang lahir Rebu Pon, tersebut, adalah: Pada dasarnya, anda termasuk tipe yang penuh keberuntungan, karena anda selalu merencanakan tindakan anda dengan hati-hati, terbuka terhadap peluang yang baru, dan tidak mudah putus asa.

 Anda juga memiliki beberapa keterampilan sosial, sehingga sejelek apapun wajah anda, kemungkinan besar anda mudah bergaul dengan orang lain!

Sisi buruknya, anda suka sekali pamer. Mungkin anda hanya haus perhatian sewaktu masih kecil, sehingga kini anda merasa harus membuat kagum semua orang dengan kepandaian atau kekayaan anda. Jadilah diri sendiri dan orang lain akan menyukai anda apa adanya.

 Akan lebih baik juga bila anda berusaha untuk tidak terlalu menyalahkan orang lain yang secara tidak sengaja menyakiti perasaan anda.

Sifatnya dengan lambang kambing, sisi kurang baik adalah sering berani kepada tuannya, orang yang pernah menolongnya.

Keberuntungan hingga Pamer

 Dalam pandangan budaya Jawa, dulu saat Pilpres periode pertama,  Jokowi lebih mendekati tokoh-tokoh yang dinilai pernah mendapat wahyu, seperti mendekat kepada keluarga mantan Presiden Gus Dur, bahkan Jokowi diberi peci Gus Dur.

Kalau orang kelahiran Rebo Pon disebut termauk penuh keberuntungan, kiranya begitu dengan Presiden Jokowi, dia dari Wali Kota, Gubernur (baru 2 tahun) langsung terpilih menjadi Presiden.

Jokowi juga mudah bergaul, blusukan ke pasar-pasar oke, bergaul dengan pengusaha papan atas masuk juga, ke kelompok agama, juga bisa.

Lantas, soal suka pamer, tampaknya begitu, apa pun jejak Langkah,dan apa pun yang dikerjakan selalu terekam kamera, dan diekspoes. Bisa dikata ini termasuk suka pamer. Disebutkan baha ada karakter merasa harus membuat kagum semua orang, tampaknya juga ada pada diri Pak Jokowi.

Lantas, sisi buruk kelahiran Rebo Pon, sebagai karakter kambing, menurut kepada tuannya, namun kadang berani kepada tuannya. Dan kalau sudah berani tidak bisa dipenggak (dicegah

 Ini mungkin dapat terlihat dari sisi naik turunnya hubungan Pak Jokowi degan Ibu Megawati. Para pengamat menilai saat ini Pak Jokowi menjauh dari Ibu Megawati, yakni untuk mendukung Pak Prabowo terkait pencapresan.

Karakter Rebo Pon juga sering berani kepada orang yang pernah menolongnya. Dulu Partai Nasdem ikut membantu Presiden Jokowi naik ke jabatan presiden, baik Pilpres pertama maupun kedua. Sekarang, Nasdem dijauhi. Demikian juga terhadap Ibu Megawati, kini Pak Jokowi terlihat berani. Setidaknya sepeti diungkapkan para pengamat politik. 

Ya sudah. Selamat Ulang Tahun Pak Jokowi. (*)

Oleh: Winoto Anung, wartawan Heloindonesia.com

Berita Terkini