HELOINDONESIA.COM - Jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar Workshop Literasi Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (AI) untuk ratusan Relawan PMI (PMR, KSR, TSR). Kegiatan ini berlangsung sehari di Aula Ruang Serbaguna Utama Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi setempat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Minggu (30/11/2025).
Sekedar diketahui, kegiatan workshop yang diikuti oleh ratusan peserta relawan PMI Jakpus bertujuan membekali para relawan dengan pemahaman dasar mengenai kecerdasan buatan, cara memanfaatkannya secara bijak, serta penerapannya dalam aksi kemanusiaan dan edukasi publik. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya menerima materi pengantar mengenai literasi AI, tapi juga terlibat langsung dalam praktik membuat konten edukasi, seperti poster, caption, dan video pendek menggunakan bantuan teknologi AI.
Baca juga: Sweet Memories Lintas Alumni SMANSA Bau-Bau Meriahkan Akhir November 2025 di Lambusango
Kepala Suku Dinas Pendidikan I Kota Administrasi Jakpus, Ade Riswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa literasi Artificial Intelligence (AI) merupakan kemampuan penting bagi remaja saat ini.
"Media sosial dan teknologi AI memiliki dampak besar terhadap kehidupan generasi muda. Melalui workshop ini, kami berharap anggota PMR, KRS, dan TSR dapat memanfaatkan teknologi secara positif, kritis, dan bertanggung jawab, serta menjadi pelopor informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: Pemprov Lampung Tetapkan Relaksasi Rafaksi Harga Ubi Kayu
Humas PMI Jakpus Ella mengatakan, kegiatan workshop ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan digital generasi muda di era teknologi yang terus berkembang dan terselenggara berkat kolaborasi dengan MNC Peduli dan MNC University, yang turut memberikan dukungan teknis. PMI Jakpus, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut, sehingga kegiatan workshop berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi ratusan peserta.
Baca juga: Hari Korpri ke-54 Tahun Wali Kota Eva Dwiana Minta ASN Menjaga Integritas Dan Etika
Lanjut Ella menambahkan, selain menerima materi mengenai literasi AI, para peserta juga dikenalkan dengan etika penggunaan teknologi, cara mengenali hoaks, teknik dasar 'prompting,' serta bagaimana menggunakan AI untuk kegiatan kemanusiaan seperti kampanye donor darah, edukasi kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana.
Baca juga: Bertemu Wali Kota Semarang, Puan Maharani Ingin Kampoeng Djadhoel Dijaga Kekhasan dan Keasliannya
"Harapan Kami kegiatan Workshop ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kapasitas digital anggota PMR, ksr dan TSR serta mendorong mereka untuk menjadi duta literasi digital di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, PMI Jakpus terus berkomitmen mendukung pengembangan remaja sebagai generasi yang cerdas, peduli, dan melek teknologi," jelas Ella, Senin (1/12/2025). (*/is) ***