SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - KONI Jawa Tengah menaruh ekspektasi besar kepada cabang wushu di kancah PON XXI Aceh-Sumut yang dihelat pada September 2024 mendatang. Pasalnya selama ini wushu memegang prinsip-prinsip good governance dan atletnya menunjukkan capaian prestasi cemerlang di SEA Games dan Asian Games.
Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana menegaskan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengprov Wushu Indonesia Jateng masa bakti 2023-2027 dan Rakerprov WI Jateng Tahun 2024 di Hotel Grand Candi, Semarang, Minggu 3 Maret 2024.
Acara pelantikan dilakukan Sekjen PB WI Ngatino dan dihadiri Kabid Keolahragaan Dinporapar Jateng Suci Baskoro Wati.
Baca juga: PWI Jateng dan FH Unissula Bekali Skill Menulis Mahasiswa Guna Hadapi Dunia Kerja
''Jika wushu pada PON 2021 di Papua mampu meraih 3 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, kami minta pada PON Aceh-Sumut, wushu bisa menyumbangkan 5 medali emas. Kami masukkan wushu sebagai cabor unggulan pertama di Pelatda PON,'' kata Bona.
Di bagian lain, Ketua Umum Pengprov WI Jateng Daniel Budi Setiawan, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rentetan persiapan untuk mewujudkan prestasi optimal di PON. Persiapan itu, kata dia, dimulai dengan menggelar Pelatda, yang didalamnya akan melalukan try out ke Vietnam untuk atlet sanda (nomor pertarungan).
Selanjutnya menurut dia, pengprov juga akan memperkaya kemampuan untuk para pelatih taolu (peragaan jurus). Mereka harus punya wawasan internasional, sehingga mampu menjadi yang terdepan dalam mengantisipasi dan menguasai perkembangan teknik wushu.
Baca juga: Jelang Ramadan “Pak Rahman” Jadi Andalan Pengendalian Inflasi Kota Semarang
''Tapi satu hal yang sangat penting, adalah bagaimana menekankan kultur dan mental juara. Saya justru melihat challenge yang paling berat yaitu bagaimana melakukan transformasi kultur mental juara ke atlet, sehingga atlet bisa punya fighting spirit. Tiap atlet harus punya kultur juara, jangan tanggung-tanggung,'' tandas pengusaha transportasi itu.
Rindukan Emas Taolu
Budi juga tak menampik, sangat merindukan raihan emas taolu di PON. Beberapa upaya akan dilakukan, semisal melibatkan Lindswell Kwok, mantan juara dunia di Toronto dalam program atlet taolu Jateng. ''Saat ini bersama pengurus yang lain tengah memproses administrasi kerja sama ini,'' ujarnya.
Sekjen PB WI Ngatino mengapresiasi organisasi dan aspek pembinaan Pengprov WI yang dinilainya bagus. Dia menilai, harapan KONI Jateng agar wushu bisa meraih lima emas adalah sebuah target yang realistis. Ngatino juga menjamin cabang wushu PON akan berlangsung fair.
Baca juga: Pleno KPU Kota Semarang Dihentikan Atas Permintaan PKB, Bawaslu Setuju
Di bagian lain, Ketua Harian Pengprov Sudarsono mengatakan, dalam Rakerprov Pengprov WI, beberapa hal yang dimatangkan yaitu terkait persiapan menuju PON 2024, mengikuti Rakernas Wushu, mengikuti Sirnas Wushu Taolu Junior 2024 1st Stage, mengikuti Sirnas Wushu Sanda Pra-Junior dan Junior 2024 (Zona Sumatra, Jawa, Bali, Kaltim, Sulawesi, Papua) pada bulan Mei.
''Pada bulan Mei, kami juga mengikuti Simulasi Wasit Juri Taolu dan Sanda PON XXI/2024,'' tambahnya.
Susunan Pengurus Harian WI Jateng periode 2023-2027:
Ketua Umum: Ir Daniel Budi Setiawan. Wakil Ketua Umum: Liem Ping An. Ketua Harian: Sudarsono. Sekretaris: Prof Dr Henny Setyawati MSi. Wakil Sekretaris: Mochamad Zaenuri. Bendahara: Budhi Prabawa Sutandya. Wakil Bendahara: Nadia Inggrida Kusumadewi SE MSc.
Pengurus dibantu bidang organisasi, bidang binpres taolu, binpres sanda, binpres kungfu, litbang, teknik kompetisi, kerjasama dan humas, kesehatan, pemasalan dan pembibitan atlet, sport science, diktar, serta data base, IT & dokumentasi.
