Helo Indonesia

Hadapi BK Porprov, Wasit Juri dan Pelatih Muaythai Jateng Ditatar

Ajie - Olahraga
Minggu, 1 Juni 2025 21:44
    Bagikan  
Hadapi BK Porprov, Wasit Juri dan Pelatih Muaythai Jateng Ditatar

Sekum MI Jateng Bayu Eka Erdian menyampaikan laporan penyelenggaraan Penataran/Penyegaran Wasit-Juri dan Pelatih Muaythai

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jateng menyelenggarakan Penataran dan Refreshing Wasit –Juri dan pelatih muaythai di Gedung FKIP-PJKR Universitas Wahid Hasyim Semarang, 29-31 Mei 2025 lalu. Kegiatan ini diikuti 55 orang.

Sekum Pengprov MI Jateng Bayu Eka Erdian sekaligus panitia pelaksana menjelaskan, tujuan digelarnya acara tersebut, salah satunya adalah dalam rangka pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) yang dijadwalkan September mendatang.

‘’Para wasit dan juri harus disegarkan kembali tentang aturan-aturan pertandingan, sehingga dalam pelaksanaan BK Prorprov berjalan dengan baik,’’ tandas Bayu.

Baca juga: Pesilat Jateng Safira dan Rosia Juarai Ist Nusantara Championship di Singapura

Dari 55 peserta itu, 30 orang merupakan para wasit-juri dan 25 orang pelatih dari utusan Pengkab/Pengkot MI (Muaythai Indonesia) se-Jateng. Mereka merupakan wasit dan pelatih yang berkualitas di Jawa Tengah.

Hadir di Pembukaan Ketua Umum KONI Jawa Tengah yangg diwakili Kabid Diktar Drs Handoyo MSi, Ketua Yayasan Wahid Hasyim yg diwakili Bendahara Dr Nur Hadi Msi Akt CA CRS CRP, Dekan FKIP Dr Muhlisin MPd, Ketua Umum Pengprov MI Jateng Hartono, Ketua Harian Pengprov MI Jateng Kol (Purn) Catur Puji Santoso SE MM.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan, di samping untuk persiapan BK Porprov, kemampuan para wasit-juri dibutuhkan pada berbagai event lain. Dengan demikian acara ini memililik manfaat lebih luas. ‘’Wasit-juri harus selalu fresh dalam kemampuan dan pengetahuan sehingga terhindar dari kericuhan,’’ paparnya.
MoU
Acara Pembukaan juga diselingi Penandatangan MoU antara Pengprov MI Jateng dengan FKIP PJKR Unwahas Semarang dalam rangka memberikan beasiswa atlet muaythai yg berprestasi, dukungan akademik dan fasilitas lain utk mendukung pembinaan muaythai di Jawa Tengah.

Baca juga: Harlah Pancasila, DPC PDIP Kendal Ajak Seluruh Kader untuk Teladani Perjuangan Bung Karno

Bayu yang pada Porprov 2026 menjadi technical delegate menyebutkan cabang olahraga muaythai akan mempertandingkan 18 noomor fight (tarung) dan 4 nomor waikru (seni) putra-putri. ‘’Jadi nanti pada BK Porprov juga akan digelar nomor-nomor itu,’’ katanya.

Pada PON Aceh – Sumatera Utara 2024 lalu, Jateng memperoleh 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Hal ini berarti mengalami penurunan dibanding PON Papua 2021 yang meraih 2 emas. Karena itu, kata Bayu, Jateng harus bekerja keras lagi agar bisa memperbaiki prestasi pada PON 2028 di NTB-NTT.

‘’Ya, kerja keras itu dimulai dari sekarang. Babak Kualifikasi dan Porprov menjadi sasaran antara bagi pada atlet untuk mengasah kemampuan,’’ pungkasnya. (Aji)