Helo Indonesia

Dua Rider 76 Rebut Tahta Juara dalam 76 IDH Urban 2025 Seri 2 di Semarang

Ajie - Olahraga
Minggu, 5 Oktober 2025 19:38
    Bagikan  
Dua Rider 76 Rebut Tahta Juara dalam  76 IDH Urban 2025 Seri 2 di Semarang

Rider 76 Rider DH Squad M Abdul Hakim naik podium teratas kelas utama Men Elite IDH Urban 2025 Seri 2 Semarang. Sedangkan Dimas Aradhana jawara Men Junior

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Dua rider 76 DH Squad berbeda kelas, masing-masing M Abdul Hakim dan Dimas Aradhana berhasil merebut tahta juara setelah menjadi pebalap sepeda tercepat dalam Kejuaraan 76 Indonesian Downhill (IDH) Urban 2025 Seri 2 yang berlangsung pada Sabtu-Minggu 4 - 5 Oktober di Tegalsari, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam final run Minggu siang 5 Oktober 2025, menaklukkan trek Tegalasari sepanjang 900 meter, Abdul ''Jambol'' Hakim sukses naik podium teratas di kelas Men Elite dengan torehan waktu 1 menit 27,866 detik. Sedangkan di kelas Men Junior, Dimas ''Fast Boy'' Aradhana membukukan waktu 1 menit 27,870 detik.

dimas


Tak kurang dari 102 downhiller menyuguhkan penampilan prima melintasi trek pemukiman lengkap dengan beragam obstacle untuk mencatatkan waktu tercepat di garis finish Taman Budaya Raden Saleh.

Baca juga: Tampil Memukau, Mahasiswa USM Anastasia Juarai Bintang Radio RRI Semarang 2025

Dijumpai usai penyerahan hadiah, Abdul Hakim mengaku capaian ini tidak mudah diraih. Sebab seluruh downhiller saling beradu cepat mengayuh tunggangannya dan memiliki kualitas teknik sama rata di kelas Men Elite.

Buktinya, pada posisi tercepat kedua yang dihuni oleh Pandu Satrio Perkasa (Sego Anget Racing Team) mencatatkan waktu 1 menit 28,881 detik. Berada tepat di belakangnya adalah pebalap asal tim D-One Factory, Agung Prio Apriliano yang hanya terpaut waktu sehelai rambut, yakni 1 menit 28,882.

Alhamdulillah sangat senang untuk hasil dari seri 2 ini. Target saya memang ingin juara karena di seri 1 hanya berada di posisi 4. Kunci keberhasilan saya mempelajari trek ini dengan baik, terutama saat masuk dan keluar tikungan karena di situ enggak boleh melakukan kesalahan. Speed dan lane-nya harus benar-benar pas, karena itu adalah kunci agar catatan waktunya bagus. Lalu berani mencoba melepas rem untuk section-section kayak turunan tangga dan pohon rintangan,” beber Hakim.

Trek Terbaik

Jambol, sapaan akrab M. Abdul Hakim menilai bahwa lintasan 76 IDH Urban 2025 Seri 2 adalah yang terbaik dari trek urban downhill yang pernah diikuti tahun ini. Karakter high speed lengkap dengan obstacle seperti big drop, table top, super bowl, double jump, single jump, turunan tangga, maupun lintasan sprint dan gang sempit dinilai menjadi satu paket komplit memacu adrenalin.

Baca juga: Putra Banyumas dan Putri Kota Semarang Juara BK Porprov Bola Tangan

Sedangkan pebalap Aditya Prayoga (Polair DH Team) yang pada seeding run meraih waktu terbaik, justru terjatuh menjelang garis akhir dan menempati urutan ketujuh final run.

Ketatnya persaingan juga menghiasi kelas Men Junior. Dimas Aradhana dari 76 Rider DH Squad tercepat pada sesi seeding run Sabtu (4/10) kembali mempertahankan posisi teratas dengan catatan waktu 1 menit 27,870 detik.

Sementara peringkat kedua dengan waktu 1 menit 29,891 detik adalah Ahmad Nasyua Ridhodin (Sego Anget Racing Team). Membuntuti di posisi ketiga Fajar Abdul Rahman dari Spartan Racing Team yang membukukan waktu 1 menit 31,908 detik.

“Saya bersyukur bisa menjadi juara di Men Junior. Dan dari catatan waktu juga lebih cepat di final run ini ketimbang seeding run kemarin 1 menit 30,498 detik. Evaluasi yang saya lakukan dari hari sebelumnya adalah perbanyak pedalling section 5 meter dari sebelumnya, supaya bisa mendapat hasil lebih baik. Saya cukup puas dengan hasilnya dan semoga ke depannya bisa terus mengalami peningkatan,” tandas Dimas.

Baca juga: Sastrawan Edy Samudra Kertagama Roadshow ke-2 Literasi Puisi Dll

76 IDH Urban 2025 Seri 2 melombakan 12 kategori, mulai dari Men Elite, Men Junior, Women Open, Men Youth, hingga berbagai kelas Men Master E, D, C, B, A, dan Sport C, B, A.. Event ini membawa semangat sportainment dengan menggabungkan kentalnya nuansa sport melalui elevasi geografis trek ekstrem melintasi pemukiman warga Desa Tegalsari, serta sisi entertainment dengan menarik peserta amatir dan hadirnya jump contest untuk diikuti. Selain itu pula gelaran ini menghidupkan potensi dan pemberdayaan ekonomi lokal lewat sports tourism.

Agnes Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara mengapresiasi nyali dan capaian ratusan downhiller yang berlaga pada 76 IDH Urban 2025 Seri 2. Kesuksesan terselenggaranya kejuaraan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi dan prestasi para atlet maupun pegiat extreme sport khususnya downhill, untuk meraih capaian membanggakan di level nasional.

Hasil 5 besar final run kelas Men Elite (nama rider – tim – catatan waktu) :
M. Abdul Hakim - 76 Rider DH Squad - 01:27,866
Pandu Satrio Perkasa - Sego Anget Racing Team - 01:28,881
Agung Prio Apriliano - D-One Factory - 01:28.882
Hildan Afosma Katana - Spartan Racing Team - 01:28,883
Pahraz Salman Alparisi - Ganas Madu Team - 01:28,884

Hasil 5 besar final run kelas Men Junior (nama rider – tim – catatan waktu) :
Dimas Aradhana - 76 Rider DH Squad - 01:27,730
Ahmad Nasyua Ridhodin - Sego Anget Racing Team - 01:29,900
Fajar Abdul Rahman - Spartan Racing Team - 01:31,459
Nazwa Agazani - Ganas Madu Team - 01:32,040
Muhammad Bagus Refansha - Jam Cycle Boistois - 01:32,041
(Aji)