SERANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir menegaskan bahwa Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI merupakan organisasi yang istimewa karena memiliki dua ''bapak'', yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan PWI sendiri.
Tokoh pers yang akrab disapa Cak Munir menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Siwo PWI se-Indonesia yang digelar di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten, Sabtu7 Februari 2026.
''Perlu diketahui, bahwa Siwo itu punya dua bapak. Bapak satu ada di KONI, dia sebagai salah satu fungsional di KONI, baik provinsi maupun daerah. Satunya lagi ada di PWI, sebagai salah satu struktur di organisasi,'' kata dia.
Baca juga: SIWO PWI Award: Rizky dan Martina Atlet Terbaik, Tim Perahu Naga Berjaya
Mengacu pada sejarah, kata Munir, Siwo adalah salah satu perintis lahirnya KONI Pusat. Sehingga ketika para pendahulu berjuang untuk memajukan olahraga, maka sebagai bagian dari kontribusi positif ini, maka Siwo menjadi elemen terhadap pembinaan olahraga di Indonesia.
''Yang kedua, Kenapa Siwo ada di PWI? Karena Siwo sejatinya adalah wartawan. Kita-kita semua adalah wartawan yang sehari-harinya meliput olahraga, baik di pusat maupun daerah. PWI adalah organisasi profesi wartawan tertua yang sangat terasa dalam mengabdikan diri ke semua lini kehidupan bangsa ini, dan menjadi penjuru utama prestasi nasional. Itulah dua kaitan yang punya historis dan legendaris yang harus kita rawat dan jaga bersama komunitas olahraga,'' kata mantan ketua Siwo PWI Jatim, dan mantan kabid humas KONI Jatim itu.
Peran Strategis
Pada kesempatan itu, Akhmad Munir juga menekankan Siwo memiliki peran strategis dalam membangun citra olahraga nasional melalui pemberitaan yang , mendidik, berimbang, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
“Wartawan olahraga bukan sekadar melaporkan hasil pertandingan. Kita punya tanggung jawab membangun semangat sportivitas, nasionalisme, dan prestasi melalui karya jurnalistik yang berkualitas,” bebernya.
Baca juga: Dukungan Gubernur Kuat, Lampung Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027
Menurutnya, perkembangan media digital dan media sosial menuntut wartawan olahraga untuk semakin adaptif tanpa mengabaikan akurasi dan etika. Dia mengingatkan agar anggota PWI, khususnya Siwo, tetap menjadi rujukan informasi yang kredibel di tengah derasnya arus informasi.
“Kecepatan itu penting, tapi kebenaran jauh lebih penting. Jangan sampai kita kalah cepat, tapi juga jangan sampai kita mengorbankan verifikasi,” tambahnya.
Acara pembukaan Rakernas PWI 2026 dibuka oleh Kabid Media dan Humas KONI Pusat Effendi Soen yang mewakili Ketua Umum Marciano Norman. Dia mengatakan, bahwa media berfungsi sebagai sport intelligence yang menyampaikan informasi strategis agar olahraga di Tanah Air makin maju dan berkembang.
Effendi juga menegaskan, bahwa Siwo PWI bukan hanya bagian dari organisasi fungsional KONI, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan olahraga nasional.
Dia berharap Rakernas Siwo membahas penguatan kolaborasi KONI dan Siwo hingga tingkat daerah melalui transformasi organisasi, serta adaptasi kerja wartawan olahraga di era digital. (Aji)
