Jateng Tangguh di Cabang Woodball PON, Sandang Juara Umum

Jumat, 20 September 2024 07:27
Pemain putri Jateng Dwi Tiga Putri dan Celsy Silviani saat tampil di final double stroke putri cabang woodball PON

ACEH BESAR, HELOINDONESIA.COM -Tim Woodball Jawa Tengah menunjukkan ketangguhannya sebagai juara umum woodball pada Pekan Olahraga Nasiona( PON) XXI/ 2024 Aceh Sumut yang berakhir Kamis (19/9) di lapangan golf Lampuuk Lhoknga, Aceh Besar.

Menurunkan para pemain terbaiknya, tim Woodball Jateng mampu merengkuh 3 medali emas dan 4 perunggu. Sebuah prestasi luar biasa bagi woodball Jateng pada cabang yang resmi dipertandingkan di PON ini.

Baca juga: Bulutangkis Jateng Ukir Sejarah, Borong 5 Emas PON!

Cabor woodball yang mulai bertanding dari 11 september dan berakhir Kamis 19 September tersebut, Tim woodball Jateng yang diarsiteki tiga pelatih yaitu Kriswantoro, Sutarno, dan Bambang Sulistyo itu memborong emas pada nomor single stroke putra, double stroke putra, dan double stroke putri.

Untuk double stroke putri ini merupakan emas yang didapat dalam pertandingan terakhir , Kamis (19/9) melalui atlet Dwi Tiga Putri dan Celsy Silviani yang di final double stroke putri mengalahkan atlet asal Bali, Banten dan Jabar.

Sedangkan empat medali perunggu atlet atlet Jateng dikoleksi dari nomor single stroke putri, tim fairway putra, tim fairway putri, dan double mix fairway.

Urutan kedua perolehan medali adalah tim Banten yang meraih dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Sedangkan tim woodball tuan rumah Aceh bercokol peringkat tiga merebut dua emas, disusul oleh Bali diposisi keempat yang meraih dua pera dan satu perunggu. Tim woodball provinsi Jawa Barat diurutan kelima mendapatkan satu perak dan satu perunggu.

Baca juga: Berkat Pembinaan Menyeluruh, Tarung Derajat Wujudkan Target Dua Emas PON

Disusul Jawa Timur pada posisi keenam serta DKI Jakarta berada peringkat ketujuh yang sama-sama mendapatkan satu medali perak.

Atlet putri Jateng asal Kota Semarang Dwi Tiga Putri menyampaikan rasa syukur karena bersama Celsy Silviani dari Kabupaten Jepara bisa menyumbangkan satu dari tiga medali emas yang diraih Jateng.

''Alhamdulillah sangat bersyukur atas perjuangan karena woodball baru pertama kali dipertandingkan di PON XXI ini, sejak ekshibisi PON Jabar 2016. Pada PON Papua 2021, woodball tidak dipertandingka,'' katanya.

Raihan emas ini, kata dia, menjadi pemacu bagi dirinya untuk terus menekuni cabang woodball. Dia mengaku kunci kemenangan hingga bersama Celsy merebut emas adalah ketenangan, fokus dan kejelian mengatur bola.
Tak Menyangka
Pelatih Woodball Jateng Sutarno mengatakan, pihaknya tidak menyangka para atlet jawa tengah tampil luar biasa disetiap nomor perlombaan. Berkat kerja keras dan kekompakan tim, menurut Tarno akhirnya Jateng tampil sebagai juara umum cabor woodball PON Aceh Sumut 2024 ini.

"Sungguh, kami tidak bisa berkata apa- apa hanya luapan kegembiraan yang kami rasakan. Ini anugerah terindah bagi kami,'' katanya.

Baca juga: Jateng Juara Umum Paralayang PON dengan 3 Emas 1 Perak, Nur Cholis: Bermodal Semangat Tempur

Sementara itu pelatih woodball Jateng lainnya Bambang Sulistyo menyatakan, timnya tampil luar biasa dan tidak seperti saat latihan. Partai  final menurut Bambang merupakan gengsi bagi setiap peserta. Itulah sebabnya para atlet telah konsentrasi saat bertanding di final.

''Nomor final adalah gengsi atlet dan peserta dari provinsi, itulah kami minta kepada anak anak untuk tampil bagus dan konsentrasi,'' tandasnya. (Aji)

Berita Terkini