Nasi Tutug Oncom Bersanding dengan Ayam Ungkep Ciptakan Harmoni Rasa yang Begitu Menggoda

Minggu, 9 Agustus 2026 00:21
Asi Tutug Oncom Ayam Ungkep. Foto: tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Sebagian orang mungkin masih bertanya-tanya apa sih kuliner Sunda nasi tutug oncom ayam ungkep.

Kalau ayam ungkep bisa jadi sudah akrab di telinga dan lidah para pecinta kuliner tradisional.

Tapi makanan khas dari daerah Tasikmalaya ini memang sejatinya dikenal sebagai menu sarapan sederhana masyarakat kelas buruh di wilayah Priangan.

Seiring berjalannya waktu dan inovasi, kesederhanaan telah naik kelas menjadi hidangan ikonik yang dicari oleh para pemburu kuliner di berbagai restoran modern.

Baca juga: Pemprov Lampung Dorong Karang Taruna Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Desa

Mahakarya dapur tradisional yang terus dicintai lintas generasi sebagai kuliner nusantara tidak pernah gagal untuk memanjakan lidah pecinta masakan khas Sunda.

Ketika hidangan legendaris khas Sunda ini bersanding dengan Ayam Ungkep bumbu kuning yang gurih, terciptalah sebuah harmoni rasa yang begitu memikat.

Perpaduan antara aroma kencur yang segar, gurihnya oncom, bertambah lezat denga kelembutan daging ayam yang kaya rempah.

Dirangkum dari berbagai sumber, kata "tutug" dalam bahasa Sunda memiliki arti "menumbuk" atau "menghancurkan".

Baca juga: PN Semarang Vonis Yoyok Sukawi Wanprestasi, Diwajibkan Bayar Utang Rp12,8 Miliar Plus Bunga

Hal ini menggambarkan proses pembuatannya, di mana nasi putih hangat ditumbuk dan diaduk bersama oncom yang telah dibakar atau ditumis dengan bumbu kencur.

Kunci kelezatan nasi tutug oncom terletak pada pemilihan bahan dan bumbunya.

Oncom, produk fermentasi berbahan dasar bungkil tahu atau kacang, memberikan cita rasa gurih yang unik dan sedikit pekat.

Ketika oncom dihancurkan dan ditumis bersama "cikur" (kencur), bawang merah, bawang putih, dan cabai, aroma magis yang menggugah selera langsung tercipta.

Baca juga: Samakan Standar Pelatihan, PMI Kota Semarang Gelar Harmonisasi Kurikulum PMR dan KSR

Rasa hangat dari kencur tidak hanya menghilangkan bau langu oncom, tetapi juga memberikan sensasi segar yang membuat siapapun ketagihan sejak suapan pertama.

Sebuah piring nasi tutug oncom belum lengkap tanpa kehadiran lauk utama. Di sinilah Ayam Ungkep mengambil peran.

Melalui proses memasak perlahan ("diungkep") bersama racikan kunyit, jahe, ketumbar, lengkuas, dan daun salam, bumbu-bumbu tersebut meresap sempurna hingga ke serat daging terdalam.

Setelah bumbu meresap, ayam kemudian digoreng hingga bagian luarnya garing berwarna cokelat keemasan, namun tetap lembut dan ikal di dalam.

Baca juga: Perkuat Keterbukaan Informasi, KPID dan KI Jateng Sepakati Monev Kolaboratif 2026

Menikmati Nasi Tutug Oncom Ayam Ungkep adalah sebuah pengalaman budaya. Hidangan ini paling nikmat disajikan selagi hangat di atas selembar daun pisang.

Untuk menyempurnakan kelezatannya, tambahkan pelengkap wajib khas kuliner Jawa Barat seperti lalapan segar, tahu atau tempe goreng dan sambal terasi dadak.

Berita Terkini