Pesilat Jateng Sumbang Emas di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2024, Indonesia Juara Umum

Rabu, 16 Oktober 2024 09:45
Pesilat putri Jateng Ni Gusti Ayu Rosia Pratiwi saat naik podium teratas di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2024

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Prestasi membanggakan ditorehkan pesilat Jawa Tengah Ni Gusti Ayu Rosia Pratiwi dan Maaliki Istiglal Amuskan usai menyumbangkan medali emas di kelas C putri dan perunggu kelas B putra untuk kontingen Indonesia dalam Kejuaraan Asia bertajuk 8th Asian Pencak Silat Championship di Bukhara, Uzbekistan, 7-16 Oktober 2024.

Di kelas C putri, Rosia merebut medali emas setelah dalam laga final menumbangkan pesilat Singapura Rifqah Mursyidah Binte Mistam. Medali perunggu di kelas ini, jatuh ke tangan Damsop Tungi (India) dan Hanna Mae F Ibutnande (Filipina).

Baca juga: Tim PkM USM Beri Pelatihan Strategi Siaran Radio di SMKN 1 Semarang

Rosia adalah satu dari tiga pesilat Jateng yang merebut medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 beberapa waktu lalu.

Pada Kejuaraan Asia yang diikuti 13 negara itu, Indonesia tampil sebagai juara umum dengan raihan 12 emas, dan 2 perunggu. Juara umum kedua dan ketiga ditempati Malaysia (8 emas, 5 perak, 2 perunggu), dan Singapura (4 emas, 7 perak, 10 perunggu). Tuan rumah Uzbekistan menempati posisi keempat dengan 2 emas, 7 perak, dan 9 perunggu.

Selain Rosia, pesilat Indonesia lain yang meraih emas yaitu Antonius Efrem Tuke Eduk (A putra), Fiqi Abdilah Lubis (C putra), I Kadek Budi Asta (G putra), Muhammad Shafril Asad (I putra), Andini Gwenda C (A putri), Shelena Cantika Ridwan (B putri), Atikah Putriani (F putri), serta Amigos (artistik individu putra dan solo creative putra), Risya Gunawan (artistik individu dan solo creative putri).

Pelatih Kepala Timnas Indonesia Indro Catur Haryono menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian kontingennya di Kejuaraan Asia tersebut.

Baca juga: Penjelasan Shin Tae-yong, Kenapa Indonesia Bisa Kalah Oleh China

Materi timnas, kata dia, diambil atlet usia muda di bawah 23 tahun untuk tujuan memberikan pengalaman bertanding yang pertama ke luar negeri. Pelatih nasional asal Jateng itu mengakui, mereka baru sekali ini merasakan atmosfer bertanding di level internasional.

''Pesilat diambil yang diberangkatkan adalah juara PON namun belum pernah ke luar negeri dan usia di bawah 23 dan event kejuaraan lain seperti AUG atau Indonesia Open. Bersyukur dengan capaian maksimal dengan tim yang minimal tapi berkualitas,'' tandasnya saat dihubungi Rabu 16 Oktober 2024.

Dia berharap, para juara Asia ini bisa menapak ke prestasi internasional lainnya, seperti SEA Games maupun Kejuaraan Dunia. (Aji)

Berita Terkini