SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara berharap merebaknya rumah biliar di Kota Semarang akan menjadi jalan lahirnya pebiliar-pebiliar aandal di masa depan.
Harapan itu disampaikan Arnaz saat menghadiri grand opening Ceqiu Pool & Cafe, Jumat malam 19 September 2025. Menurutnya, Jawa Tengah punya tradisi kuat di cabang olahraga biliar. Terbaru, sejumlah atlet Jateng berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Baca juga: Bupati, Dandim, Kapolres dan Masyarakat Punguti Sampah di Pantai Muara Kencana Kendal
Di antaranya, Tan Kiong An (74 tahun) yang meraih emas di nomor carom 3 cushion single, serta duet Rico Dela/Rizkha Affandy dari Solo yang menyabet emas di nomor 15 ball double putra. Tak ketinggalan, pebiliar asal Pati, Rizkha Affandy, juga sukses menyumbang emas di nomor ganda bola 15.
“Jateng sudah terbukti melahirkan atlet biliar berprestasi di ajang nasional. Dengan semakin banyaknya rumah biliar seperti Ceqiu Pool & Cafe, saya yakin Semarang bisa jadi lumbung pebiliar andal untuk PON berikutnya maupun kejuaraan nasional lain,” tegas Arnaz.
Ia menambahkan, KONI Kota Semarang mendukung penuh upaya regenerasi atlet biliar. Bentuknya bisa melalui pembinaan komunitas, pendampingan event, hingga memfasilitasi talenta muda agar bisa menembus level kompetisi profesional.
Baca juga: 3.065 Atlet Mahasiswa Bersaing di Pomnas XIX, Gubernur Jateng: Olahraga Merangkai Persatuan
Arnaz juga berharap rumah-rumah biliar di Kota Semarang ikut berperan aktif mendukung proses regenerasi ini dengan membuka ruang latihan hingga menggelar turnamen level junior untuk memberi akses bagi bibit muda berkompetisi.
Meriah
Grand opening Ceqiu Pool & Cafe berlangsung meriah dengan dihadiri komunitas biliar, tokoh olahraga, hingga masyarakat umum. Selain menghadirkan meja biliar berstandar turnamen, outlet yang berlokasi di Jl Brigjen Sudiarto No 371 Semarang ini juga mengusung konsep kafe modern yang nyaman, sehingga bisa jadi ruang latihan sekaligus tempat nongkrong anak muda.
Gunawan, salah satu pemilik menuturkan, pihaknya ingin menghadirkan wadah yang tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga mendorong lahirnya atlet baru. “Kami ingin biliar di Semarang dipandang serius, bukan sekadar hiburan, tapi juga jalur prestasi,” ujarnya. (Aji)