Drama 5 Set di Solo! JPE Bungkam Electric PLN, Selangkah Lagi ke Grand Final Proliga 2026

Senin, 13 April 2026 06:41
Pemain Jakarta Pertamina Enduro Wilma Salas berusaha menyeberangkan bola ke arah permainan Jakarta Electric PLN dalam final four Proliga di Solo

SOLO, HELOINDONESIA.COM - Drama lima set yang menguras emosi di panggung Kompetisi Bola Voli Proliga 2026 tersaji di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu malam 12 April 2026. Sang juara bertahan, tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE), sukses menjinakkan perlawanan sengit Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor tipis 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8).

Kemenangan ini bukan hanya menyuplai tambahan poin, tapi napas segar bagi Megawati Hangestri dkk. Kini, mereka hanya butuh satu kemenangan lagi di seri Semarang untuk mengunci slot di partai puncak dengan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Baca juga: Wamenhaj Pimpin SA’I Walk and Run di Semarang, Siapkan Fisik Jemaah Haji 2026

JPE langsung tancap gas sejak awal laga. Koordinasi apik antara setter Tisya Amallya dengan deretan hitter seperti Irina Voronkova dan Wilma Salas membuat pertahanan Electric PLN kocar-kacir. Meski Agustin Wulandari dkk sempat menipiskan jarak menjadi 20-21, smes tajam Voronkova memastikan kemenangan 25-22 bagi JPE.

​Di set kedua, JPE kembali unggul cepat 4-0. Irina Voronkova menjadi motor serangan yang sulit dibendung. Walaupun Electric PLN terus mencoba memberikan perlawanan melalui Kara Bajema, JPE yang sedang dalam performa terbaiknya kembali menutup set dengan skor identik 25-22.

​Tertinggal dua set membuat Neriman Ozsoy dkk bermain lebih lepas. Setelah sempat saling kejar angka hingga 16-16, Electric PLN berhasil mengambil alih kendali di poin kritis. Kara Bajema dan Neriman menjadi kunci kebangkitan tim milik BUMN tersebut dengan menutup set 25-21.

​Momentum kemenangan PLN berlanjut ke set keempat. Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, sempat mengambil time out saat tertinggal 9-12, namun taktik tersebut belum mampu meredam agresivitas tandem maut Kara Bajema dan Ersandrina Devega. Set ini berakhir dominan untuk PLN dengan skor 25-18, memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan.

​Set kelima berlangsung sangat intens dengan skor yang terus berimpit hingga 6-6. Namun, ketangguhan libero Nurlaili dalam menggalang pertahanan menjadi titik balik. JPE berhasil memegang kendali setelah unggul 11-8. Serangan bertubi-tubi dari Voronkova akhirnya menyudahi perlawanan Electric PLN dengan skor 15-8, sekaligus memastikan kemenangan 3-2 untuk Jakarta Pertamina Enduro.

Baca juga: Mabuk Literasi: Antara Riuhnya Panggung dan Sunyinya Membaca

​Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi JPE untuk melangkah lebih jauh di babak Final Four, sementara Jakarta Electric PLN harus segera berbenah demi menjaga asa ke partai puncak.

Ubah Pola

Usai laga Asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom mengakui timnya mengubah pola permainan, "Meski kami kalah, tapi kami bisa menampilkan permainan yang bagus, " katanya.

Menurutnya, kesalahan utama dari timnya adalah masalah tosser, "Tapi kami mengakui Pertamina hari ini bermain sangat bagus, " ujarnya. Diapun tetap akan mengevaluasi timnya untuk pertandingan di Semarang.

Sementara itu manajer tim JPE Widi Triyoso mengakui pertandingan hari ini tidak mudah, "Tapi evaluasi-evaluasi yang kami lakukan sebelumnya hari ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia juga menjelaskan di JPE punya pemain kunci Voronkova, Megawati, dan Wilma Salas, "Kalau ketiganya main fokus, saya pastikan JPE bisa menang," tukas Widi Triyoso.

Salah satu bintang tim JPE Megawati mengakui pertandingan sempat menegangkan, "Di Surabaya kemarin kita hampir menang, dan pengalaman itu tadi hampir terulang. Tapi kami hari ini lebih fokus dan mengambil kemenangan," kata Megawati.(Aji)

Berita Terkini