Modal Evaluasi Kejurprov 2026, Tarung Derajat Jateng Siap Menggebrak di PON 2028

Senin, 1 Juni 2026 09:46
Petarung derajat Jateng Vinka Widyaningrum saat mendapat medali emas kelas 54,1-58 kg di ajang PON Beladiri di Kudus tahun lalu. Vinka masih diandalkan Jateng di PON 2028

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Tengah langsung tancap gas menyusun strategi jangka panjang. Guna mengukur peta kekuatan dan kesiapan para petarungnya, Kodrat Jateng menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026 yang berlangsung meriah di Gedung Prof. Kamiso, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Semarang.

Event bergengsi ini digeber selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2026. Diikuti ratusan atlet mulai tingkat pelajar hingga senior ini bertujuan untuk peningkatan prestasi, pembinaan berkelanjutan sekaligus pemasalan olahraga tarung derajat di Jateng.

Baca juga: Disaksikan Wapres Gibran dan Sekda Jateng, Ribuan Lentera Perdamaian Tandai Puncak Waisak di Borobudur

Ketua Harian Pengprov Kodrat Jateng, Dr Ipang Setiawan SPd MPd, menjelaskan, Kejurprov merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan demi menjaga roda organisasi dan pembinaan tetap berputar. Namun, dia menekankan ada misi besar dan khusus yang diusung pada gelaran tahun ini yaitu Kodrat Jateng ingin mengukur kekuatan atlet-atletnya dalam rangka menuju PON 2028 yang digelar di NTB/NTT.

Di Kejurprov 2026 ini, ada tiga kategori kejuaraan yang dipertandingkan. Yakni Invitasi Jateng-DIY-Jakarta, Kejuaraan Atlet Pra Porprov menuju Porprov Jateng 2026, dan Kejuaraan Pelajar menuju Kejurnas Pelajar 2025.

"Nah, di kategori invitasi kita mengundang atlet senior DIY dan Jakarta untuk bertanding dengan atlet senior Jateng. Ini untuk mengukur kekuatan atlet kita menuju PON 2028 sedari sekarang. Memang beberapa atlet kita kalah, tapi itu malah bagus sebagai bahan evaluasi dan kita perbaiki sebelum 2028," jelas Ipang.

Baca juga: Buru Tiket Provinsi, Puluhan Pesepakbola Cilik Unjuk Gigi di Festival FORSGI Rembang

Kekuatan atlet Kodrat Jateng cukup mentereng di Indonesia. Sempat menjadi juara umum PON 2012 di Riau dan 2016 di Jabar, prestasi Jateng sempat menurun di PON 2020 Papua, namun bangkit di PON 2024 Aceh.

"Kita akan terus jaga dan tingkatkan prestasi, termasuk melalui Kejurprov ini. Prestasi Kodrat Jateng masih cukup baik. Terakhir di Pomnas kita dapat 3 medali emas dan di PON Beladiri di Kudus 2025 kita masih memperoleh 2 medali emas. Kita akan terus genjot, target kita kembali juara umum di PON 2028," tegasnya.

Banyak Kendala

Diakui Ipang, selama ini pihaknya masih menghadapi banyak kendala. Di antaranya kendala sarana dan dana yang membuatnya harus berpikir keras untuk menjaga performa para atletnya. "Kita cukup iri dengan Jakarta, mereka leluasa menyusun program seperti try out dan pelatda karena dananya banyak," papar Ipang.

Sementara Sekretaris Umum Kodrat Jateng Madi Sudrajat menambahkan, saat ini Kodrat Jateng juga fokus untuk pemasalan olahraga tarung derajat di Jateng. "Kita telah melakukan pemasalan sampai tingkat sekolah, di Jateng kita juga sudah punya 29 pengkot pengkab yang sangat aktif," ujarnya. "Untuk kekuatan di Jateng juga cukup merata, meski saat ini prestasi masih dipegang atlet Pati, Solo dan Semarang," tambahnya.

Dalam waktu dekat Kodrat Jateng juga akan melaksanakan Pelatihan Wasit dan Juri dalam rangka peningkatan kualitas SDM. (Aji)

Berita Terkini