HELOINDONESIA.COM - Real Madrid melanjutkan kemenangannya dalam tur laga pra musim di Amarika Serikat. Setelah mengalahkan AC Milan, Real Madrid memperdaya raksasa sepakbola Manchester United (MU) 2-0 di NRG Stadium Houston, Texas, AS, Rabu malam waktu setempat.
Real Madrid langsung memimpin saat di awal laga tersebut, gol di awal bagi MU cukup mengagetkan, dan perlu melakukan respon untuk menghadapi tim sekaliber Los Blancos.
Pada laga ini pemain baru Real Madrid, Jude Bellingham mulai menunjukkan kehebaatannya. Di menit ke-5 dia memperdaya kiper baru MU, Onana. Bellingham membuat keunggulan di awal babk 1-0.
Striker baru Joselu juga membuktikan kehandalannya, dia membuat gol mengagumkan. Mendapat umpan dari sisi kanan MU, Joselu menyambut dengan tendangan salto yang mengagumkan, gol di menit 89.
Baca juga: Ganjar Larang Sekolah Negeri di Jateng Tahan Ijazah dengan Alasan Apa Pun
Terjadinya gol Bellingham menjadi sajian menarik. Sebab, gol Bellingham dihasilkan setelah dia mendapat umpan panjang dari pemain bertahan Anotio Ruediger. Bellingham yang lolos dari jebakan offside, maju dan dicegat kiper Onana.
Ruang gerak dipersempit oleh Onana, Bellingham melakukan aksi manis, bola ditendang chip, dan bola masuk ke gawang MU.
Setelah tertinggal MU berupaya memberi respon positif. Di antaranya adanya oeluang bagus di menit 36. Namun usaha Bruno Fernandes masih menemui kegagalan.
Terkait lag aini, boleh dikata MU menghadapi kenyatakan keras, betapa lawannya yang dilatih Caralo Ancelotti begitu solid. Padahal di tengah dan depan sedang melakukan konsolidasi, dengan hengkangnya striker Benzema, dan di tengah duet Modric dan Kroos mulai berumur.
Baca juga: Bulan Muharam 1445 H, Baznas Demak Santuni 4. 319 Yatim
Ini menunjukkan betapa pelatih Erik Ten Had masih banyak pekerjaan untuk membenahi tim, dari sector belakang hingga depan, keseluruhan tim.
Dengan terjadinya dua gol tersebut, terlihat kemantapan Real Madrid dengan mental Internasionalnya, sedangkan bagi Man United seperti masih sulit untuk kembali ke masa kejayaan layaknya di era pelatih Sir Alex Fergusen.
Kiper Andre Onana ya bisa disebut tidak melakukan kesalahan dalam lag aini, namun melihat Real Madrid yang masih konsolidasi tim, maka pertahanan MU sepertinya yang harus menemukan kesoliditasannya, karena sudah cukup lama dibentuk.
Gagalnya MU membuat gol ke gawang Real Madrid, membuktikan mereka masih memiliki masalah di sector depan, serangannya belum membuahkan hasil.
Terjadinya gol kedua oleh Joselu, juga menunjukkan pertahanan MU masih harus kerja keras untuk perbaikan. Joselu sendiri sebagai pemain baru sudah membuktikan kepaduannya dengan tim. (*)
(Winoto Anung)