Helo Indonesia

Pro Kontra Pengobatan Ida Dayak, Ada yang Usul Dijadikan Master Guru untuk Tenaga Medis

Helo Jabar - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 8 April 2023 14:45
    Bagikan  
Pro Kontra Pengobatan Ida Dayak, Ada yang Usul Dijadikan Master Guru untuk Tenaga Medis

Pada saat melakukan pengobatan, Ida Dayak ramah kepada anak. (foto: ist)

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM ? Pengobatan alternatif Ida Dayak mendapat pro kontra di masyarakat warganet. Ada yang sinis menentang, ada yang menyanjung tinggi. 

Satu warganet dengan nada sinis menyindir orang yang masih percaya dengan pengobatan alternative model Ida Dayak.  ?Masih banyak yg percaya ginian, pantes banyak pula yg percaya pengobatan ida Dayak,? tulis @vivieaventaa di twitter.

Kalau menyimak tumpah ruahnya warga masyarakat yang mendatangi pengobatan Ida Dayak di Lapangan Kostrad Cilodong, Depok, yang lalu (meski batal), tampak orang yang percaya masih sangat banyak.

Ada warganet yang kemampuan Ida Dayak sebagai kearifan lokal Suku Dayak, dan mendorong pengobatan seperti ini dikembangkan, karena kemampuan peyembuhannya melampaui metode medis.

?Kearifan lokal budaya leluhur suku Dayak telah memperlihatkan kemampuan IDA DAYAK dlm menyembuhkan penyakit bahkan  melampau medis. Jika ini fakta, betapa hebat kearifan lokal & budaya Indonesia. Jika dijaga dan dikembangkan Indonesia bisa jadi hegemoni dunia dibidang pengobatan,? tulis warganet @Minietweets.

Bahkan ada warganet yang ingin langkah lebih konkrit lagi, yakni usul  kepada Presiden Jokoi agar Ida Dayak dijadikan master guru untuk menurunkan ilmunya kepada para tenaga medis, agar kemanfaatannya lebih luar ke seluruh negeri Indonesia.

?Kepada bapak @jokowi @dHendropriyono  dll,  USUL AGAR IBU IDA DAYAK DI JADIKAN MASTER GURU MENURUNKAN ILMU NYA KE TENAGA TENAGA MEDIS SE INDONESIA, SEHINGGA BISA JADI BANYAK TANGAN TERLATIH KHASANAH NUSANTARA DAPAT BERMANFAAT MENYEBAR HASIL DIDIK NYA KELAK,? tulis SAMEK akun @sholihin_kemas.

Bukan Hal Baru

Terhadap fenomena pengobatan alternative Ida Dayak, Sosiolog Universitas Indonesia Ida Ruwaida, ada sejumlah hal yang melatarbelakangi mengapa Ida Dayak ramai diserbu masyarakat. 

Apalagi pengobatan yang dilakukan bersifat gratis. Karena dia hanya menjual minyak merah yang memudahkan dia dalam melakukan pengobatan. Dan pengobatan alternative bukan hal baru.

?Saya kira memang yang perlu dicatat adalah pengobatan alternatif di masyarakat kita bukan sesuatu hal yang baru ya, artinya memang selalu ada pilihan untuk berobat di luar medis atau apa yang disebut sebagai demidikalisasi,? kata Ida, Rabu 5 April 2023.

Hal kedua, lanjut dia, adalah perihal keyakinan tiap individu berkaitan dengan pilihan pengobatan yang ditempuh. Sebab terkadang ada pihak yang menganggap seseorang yang memilih pengobatan alternatif dianggap irasional.

Tetapi di satu sisi, bagi orang yang melakukannya, hal itu dianggap sebagai sesuatu hal yang rasional. Apalagi ketika yang bersangkutan, pasien, atau keluarga sudah menghadapi sakit bertahun-tahun, dan secara medis tidak banyak menjanjikan. 

Sehingga ketika ada tawaran seperti yang dilakukan Ida Dayak dianggap sebagai satu hal yang diharapkan bisa menyembuhkan. Atau singkatnya, seperti ada harapan lain.

?Berikutnya karena alasan keterbatasan untuk mengakses pengobatan modern, misalkan secara ekonomi. Ini menjadi sebuah harapan baru bagi mereka juga. Apalagi kalau yang kita lihat pengobatan yang ditawarkan oleh Ibu Ida Dayak ini, kan tidak memungut bayaran, yang saya lihat juga di media sosial kan hanya membeli minyaknya tersebut,? katanya.

Ida Ruwaida mengatakan, kalau melihat besarnya antusiasme publik, mungkin para pasien juga tak keberatan andaipun dikenakan tarif melihat efek sembuh yang ditimbulkan.

Soal kemunculan Ida Dayak yang menghentak di jagat media sosial, menurut sosiolog UI ini, walau tak tahu latar belakang beliau, namun kepopuleran pengobatan dia memang besar karena paparan media sosial. Apalagi di sosial media, banyak orang yang seolah terlihat tersembuhkan dalam tanda kutip hingga membuat masyarakat berharap banyak.

?Oleh sebab itu saya kira ini perlu disikapi juga, jangan sampai ada kerusuhan dan keresahan dari keberadaan ibu Ida Dayak ini.?

Di sisi, dia juga tak menyalahkan ketika masyarakat berekspektasi banyak melalui pengobatan yang disampaikan. Terlebih konon banyak juga tokoh atau figur yang berobat ke Ida Dayak. (*)

(A Winoto)