TUBABA LAMPUNG,HELOINDONESIA.COM----
Riuh suara kambing dan semangat para peternak mewarnai Tiyuh Totokaton, Kecamatan Batu Putih, di tengah hamparan kandang dan berkumpulnya para peternak, Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., datang membawa pesan besar.
Peternakan bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan masa depan ekonomi masyarakat Tubaba.
Momentum Pelayanan Peternakan Terpadu yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Anggota Bolo Ngarit Kecamatan Batu Putih dan Gunung Terang itu menjadi penegasan arah pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Tubaba kini menjadikan sektor peternakan sebagai salah satu program prioritas yang dipersiapkan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat.
"Potensi yang kita miliki sangat besar. Karena itu sejak saya dipercaya menjadi Bupati, sektor peternakan saya tetapkan sebagai salah satu program unggulan daerah. Potensi ini harus dikelola dengan baik agar benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Novriwan di hadapan ratusan peternak.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, tingginya permintaan ternak asal Tubaba dari berbagai daerah seperti Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Selatan hingga Batam menunjukkan bahwa daerah ini memiliki posisi strategis sebagai pemasok ternak di Pulau Sumatera.
Bagi masyarakat Tubaba, ternak telah lama menjadi "tabungan hidup". Saat kebutuhan mendesak datang, kambing atau sapi menjadi aset yang bisa langsung diuangkan. Nilai ekonominya terus meningkat sehingga pemerintah melihat sektor ini layak didorong menjadi kekuatan ekonomi baru daerah.
Namun, menurut Novriwan, potensi besar itu tidak akan berkembang tanpa organisasi peternak yang kuat. Karena itulah keberadaan Bolo Ngarit dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung antara peternak dengan pemerintah.
Ia berharap para pengurus Bolo Ngarit tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga aktif mendata populasi ternak, menyampaikan kebutuhan peternak, hingga memastikan setiap program pemerintah benar-benar diterima masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Tubaba telah menyiapkan berbagai program pendukung, mulai dari pelayanan inseminasi buatan (IB), bantuan bibit kambing Peranakan Etawa (PE), penyediaan bibit unggul, layanan kesehatan hewan, pemberian vitamin, hingga obat-obatan gratis bagi peternak.
Tak berhenti di situ, pemerintah juga mulai menata sisi hilir usaha peternakan. Salah satu langkah besarnya ialah membangun pasar ternak di setiap kecamatan agar harga ternak memiliki standar yang jelas berdasarkan bobot hidup. Dengan begitu, peternak tidak lagi bergantung pada harga yang ditentukan sepihak oleh tengkulak.
Selain pasar ternak, pemerintah juga menargetkan pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di setiap kecamatan serta mendorong Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyerap daging kambing sebagai sumber protein.
Langkah ini diyakini akan membuka pasar baru bagi hasil peternakan masyarakat.
Dukungan juga diberikan dari sisi permodalan melalui akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro sehingga peternak memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya.
Di sisi lain, Ketua Bolo Ngarit Kecamatan Batu Putih, Yanto, menyambut baik perhatian pemerintah terhadap sektor peternakan. Menurutnya, kehadiran langsung Bupati menjadi suntikan semangat bagi para peternak kambing dan domba.
Ia mengakui tantangan terbesar yang dihadapi peternak saat ini bukan hanya soal budidaya, tetapi juga pemasaran. Karena itu, ia berharap pemerintah terus memberikan pendampingan, memperluas akses pasar, sekaligus meningkatkan pembinaan dalam bidang kesehatan hewan, manajemen pemeliharaan, hingga pengelolaan pakan.
Baginya, sinergi antara pemerintah, Bolo Ngarit, dan para peternak menjadi kunci agar sektor peternakan Tubaba semakin maju dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati Novriwan mengajak seluruh elemen untuk menjaga semangat kolaborasi. Dengan potensi yang dimiliki dan dukungan berbagai program yang telah disiapkan, ia optimistis Tulang Bawang Barat akan semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu sentra peternakan terbesar di Pulau Sumatera.
(Rohman)
