LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Kereta api (KA) penumpang Lampung-Sumsel kembali tak diizinkan melintas akibat amblesnya rel tergerus hujan deras di Kabupaten Waykanan. Sebelumnya, ambles di Baturaja, Provinsi Sumatera Selatan.
Sebelumnya, KA Divre IV Tanjungkarang telah menormalisasi jalur KA di KM 20. Namun, hujan deras terjadi lagi ambelesan di KM 152/+2 petak jalur antara Negeriagung - Belambangan Umpu (Kabupaten Waykanan).
Demi keselamatan para calon penumpang KA, ada enam perjalanan KA batal di wilayah Divre IV Tanjungkarang. "Kami mohon maaf," kata Pelaksana Harian Manager Humas Divre IV Tanjungkarang, M Reza Fahlepi, Senin (1/5/2023)
Untuk pertimbangan keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta keselamatan para calon penumpang KA, Senin (1/5/2023), Divre IV Tanjungkarang membatalkan enam rencana perjalanan, yakni:
1. KA Kuala Stabas (S6) Relasi Tanjungkarang-Baturaja keberangkatan dari St. Tanjungkarang pukul 06.30 WIB
2. KA Kuala Stabas (S5) relasi Baturaja-Tanjungkarang keberangkatan dari Stasiun Baturaja pukul 06.30 WIB
3. KA Kuala Stabas (S8) Relasi Tanjungkarang-Baturaja keberangkatan dari St. Tanjungkarang pukul 13.30 WIB
4. KA Kuala Stabas (S7) relasi Baturaja-Tanjungkarang keberangkatan dari Stasiun Baturaja pukul 14.00 WIB
5. KA Ekspres Rajabasa (S12) relasi Tanjungkarang-Kertapati keberangkatan dari Stasiun Tanjungkarang pukul 08.30 WIB
6. KA Ekspres Rajabasa (S11) relasi Kertapati-Tanjungkarang keberangkatan dari Stasiun Kertapati pukul 08.30 WIB.
“Manajemen KAI Divre IV Tanjungkarang mohon maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta apii jalur KA terkena ambelasan di wilayah tersebut,” ujar Reza.
Dia menyarankan para penumpang mencari alternatif transportasi lainnya serta melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian 100% di luar bea pemesanan.
Info selengkapnya terkait perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.
Lebih lanjut, Reza menambahkan, penanganan dilakukan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA.
Dalam upaya normalisasi ini, seluruh jajaran KAI hingga level Direksi turun langsung ke lapangan untuk ikut memastikan progres pengerjaannya. KAI juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan, katanya.
Petugas KAI telah melakukan berbagai langkah dan upaya bekerja secara terus menerus untuk normalisasi, menguatkan pondasi, menambah batu balas/kricak, dan memadatkan jalur KA dengan menggunakan alat berat serta melakukan penambahan jumlah personil di lokasi ambelesan."tambah dia
“Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Semoga cuacanya mendukung dan ambelesan segera teratasi agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal serta perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan lancar,” tukasnya. (Hajim)
