Helo Indonesia

Jelang Libur Keagamaan, Eva Dwiana Instruksikan Satgas Perketat Pengamanan Kota

Prty - Ragam
1 jam 3 menit lalu
    Bagikan  
Jelang Libur Keagamaan, Eva Dwiana Instruksikan Satgas Perketat Pengamanan Kota

Wali Kota Eva Dwiana

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Wali Kota Eva Dwiana pimpin Apel Satgas menjelang libur keagamaan dan mitigasi bencana 2026 di wilayah Bandarlampung, Rabu. (13/5/2026).

Apel ini sebagai momentum penting untuk kembali memperkuat komitmen, sinergi, dan kesiapsiagaan kita dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan di Kota Bandarlampung.

undefined

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Satgas Kota Bandarlampung. Sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan dinamika di lapangan.

" Kehadiran Satgas di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, rasa nyaman, dan ketertiban bagi seluruh warga," katanya, dihalaman Pemkot Bandarlampung.

" Memasuki pertengahan tahun 2026, tantangan perkotaan semakin kompleks. Dalam waktu dekat, tugas kita akan semakin padat. Bulan Mei ini merupakan bulan yang sangat istimewa karena kita akan memperingati beberapa hari besar keagamaan secara berdekatan,seperti peringatan Kenaikan Yesus Kristus,Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2026,serta Hari Raya Waisak," terang Wali Kota Tapis Berseri Eva Dwiana.

" Kondisi ini merupakan momentum sekaligus ujian bagi kita untuk membuktikan bahwa Bandarlampung adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama," ujarnya.

" Oleh karena itu, saya instruksikan kepada seluruh anggota Satgas untuk memperketat pengamanan.Pastikan seluruh rumah ibadah baik gereja, vihara, maupun masjid, termasuk titik-titik penyembelihan hewan kurban nantinya, berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif," tuturnya.

Eva Dwiana meminta Satgas ikut menjaga kelancaran lalu lintas. Antisipasi kerumunan dan kemacetan di titik-titik keramaian agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

" Dan anggota Satgas harus menjadi contoh pertama dalam menghargai perbedaan. Bantulah setiap warga tanpa memandang latar belakang agama maupun golongannya,"sambungnya.

" Kita ingin menunjukkan bahwa di Bandarlampung, kerukunan adalah kekuatan utama kita.
Hadirin yang saya hormati,
Bandar Lampung adalah pintu gerbang Pulau Sumatera yang majemuk," jelas Eva Dwiana.

Sebagai wajah depan pulau ini, stabilitas kota sangat bergantung kesolidan Satgas dalam mengawal momentum -momentum sakral tersebut.

Saya berharap semangat moderasi beragama terus saudara bawa dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Menjaga kedisiplinan, serta menjadi teladan bagi masyarakat dalam menaati aturan.

" Apalagi satgas adalah pengayom masyarakat, bukan alat intimidasi, dan menjaga sinergi, dengan membangun komunikasi yang baik bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait," tambahnya.

" Hilangkan ego sektoral tidak boleh hadir dalam pelayanan kepada masyarakat.Mari kita bersama-sama mewujudkan Bandarlampung sebagai kota yang aman, nyaman, harmonis, dan unggul," tandasnya.( Hajim).