Helo Indonesia

Akademisi Unila Tak Habis Pikir, Pelesiran Keluar Negeri Tak Izin Malah Dapat Jabatan di Pemkot

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 20 Mei 2023 06:15
    Bagikan  
(Foto Ist/Helo Indonesia Lampung)

(Foto Ist/Helo Indonesia Lampung) -

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Akademisi Unila Dr. Budiono tak habis pikir ada pejabat Pemkot Bandarlampung yang ketahuan pelesiran ke luar negeri tanpa izin dinonjobkan malah dipromosikan jadi kabid.

Jangankan soal hukuman atas dugaan gratikasi pelesiran, Pemkot Bandarlampung malah mendapatkan promosi jabatan, ujarmya.kepada Helo Indonesia.Lampung, Jumat (19/5/2023).

Budiono sempat mempertanyakan apakah hukuman yang diberikan sudah selesai atau belum kok malah dapat promosi jabatan sebagai Kabid, ada apa Ini, ini kan jadi tanda tanya," sambungnya

Apalagi dia ini kan sudah melanggar disiplin, sekarang malah menjadi Kabid, disini tidak ada tranfarasi ke publik bagaimana proses seorang yang melanggar disiplin tiba-tiba sudah menjadi Kabid,"paparnya

" Menurut Budiono ada dugaan perbuatan penerimaan gratifikasi yang diterima ASN, apalagi ini dibiayai oleh seorang tokoh agama Buddha," tambahnya.

Kalau bicara gratifikasi maka harus diperiksa oleh inspektorat. inspektorat punya kewenangan untuk memanggil yang bersangkutan, dan menggali informasi apakah dengan keberangkatan mereka berpergian ke luar negeri tanpa izin walikota apakah ada pelanggaran, tutup Budiono.

Mantan Kepala Puskesmas Labuhan Ratu yang sekarang Kabid ( P2P) saat ingin sedang melaksanakan Zoom meeting.

Bekas Kepala Puskesmas (Kepuskes) Labuhanratu malah dipromosikan menjadi kepala bidang di
Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung

Dia dinonjobkan gara-gara pelesiran keluar negeri tanpa izin dan dibiayai pihak swasta, bekas Kepala Puskesmas (Kepuskes) Labuhanratu malah dipromosikan menjadi kepala bidang di Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung.

Mereka pelesiran dibiayai Suhu Riky, pemimpin umat Budha di Vihara Amurwa Bhumi, Jl. Ikan Bawal Telukbetung Selatan. Selain Kepuskes Labuhanratu, ada empat kepuskes lainnya yang juga dinonjobkan

Sang kabid sebelumnya diberhentikan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana sebagai kepala Puskesmas Labuhanratu per tanggal 1 Maret 2023 kini duduk di kursi kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).

Menurut Kepala BKD Kota Bandarlampung Herliwati, pengangkatan maupun menonjobkan adalah hak Wali Kota Eva Dwiana. Alasan dia, Kapuskes Labuhanratu itu dianggap tidak melanggar hukum dan kinerjanya bagus. (Hajim)