LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Kalak BPBD Kota Bandarlampung (Balam) Wakhidi menilai banjir semalam, Rabu (25/9/2024), hanya genangan. "Tidak ada banjir yang parah," katanya, Kamis (26/9/2024). Walau, di beberapa perumahan, banjir merendam perabotan rumah.
Bahkan, sejumlah personel Polsek Sukarame terpantau sampai bergerak membantu warga yang terdampak banjir di Perumahan Griya Elok 2, Gampang Raya, Sukabumi, Kota Bandarlampung, Kamis pagi (26/9/2024).
Bersama warga sekitar, aparat kepolisian -- tak ada BPBD -- membantu warga yang terdampak banjir di perumahan tersebut. Tempat, tidur, kursi, dan perabotan rumah tangga warga terendam banjir.
Kota Bandarlampung agaknya masih langganan banjir. Berdasarkan peringatan yang dikeluarkan BMKG Maritim Lampung, masyarakat harus tetap waspada dua hari ini, Kamis-Jumat (26-27/9/2024).
Helo Indonesia mencatat banjir terjadi kemarin, pukul 21.30 WIB, antara lain di Nunyai (Rajabasa), Perumahan Cendana (Sukabumi), Jl. Pulau Sebesi (Sukarame), dan kawasan pesisir, terutama sekitar Way Lunik.
BMKG telah meningkatkan status peringatan dini banjir dari "waspada" jadi "siaga". Demikian pula di Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, dan Kabupaten Pringsewu.
Sehari sebelumnya, Rabu (25/9/2024), sejumlah kawasan tergenang air akibat curah hujan yang berdasarkan informasi dari laman BMKG mencapai 30 mm setiap per segi meter tanah di Kota Bandarlampung.
Menurut Ramadhan Nurpambudi dari BMKG Lampung, curah hujan selebat itu sering memicu peningkatan risiko banjir, terutama kawasan yang infrastrukturnya kurang mampu menampung volume air yang besar dan cepat. (Hajim/Bila)
-
