SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sejumlah Mahasiwa Universitas Semarang (USM) mengikuti Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PkM (PKP2), baru-baru ini.
Mereka adalah Sekar Cinta Amaria, Hetta Rachma, Pramudya Shaka Nugraha, Benedictus Dimas P Nasadit, Aditya Kartika Sari, Maulina Salma Faiz, Khofifah Filza Nabila, Nabilatul Latifah, Noviyatul Khasanah, Lulu’Ul Fauziah, Candra Sukma Ayu, dan Sarah Victoryah Sani.
''PKP2 adalah bentuk monitoring yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi kepada para mahasiswa yang proposal PKMnya lolos didanai,'' kata Ketua UPNS PPKM, Harmini ST MEng, dalam rilisnya Rabu 9 Oktober 2024.
Baca juga: Kemendikbudristek Kembali Gelar Malam Apresiasi Cerdas Berkarakter 2024
Harmini mengatakan, ada tiga judul proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang Lolos didanai Ditjen Dikti. Tiga judul proposal itu adalah GoUMKM: Aplikasi berbasis Web sebagai Solusi Digital untuk Meningkatkan Promosi dan Penjualan UMKM Gerai Kopimi di Semarang Selatan.
Selanjutnya Karakteristik Mikrobiologi, Nilai Gizi dan Antioksidan Minuman Fermentasi Buah dan Biji Ketapang Menggunakan Water Kefir Anggur Merah, dan Remaja Anti Stres: Program Pengurangan Tingkat Stres Pada Remaja Sekolah Menengah Atas dengan Metode Coping Mechanism di MA Manbaul Ulum.
PKP2 ini dilaksanakan secara online melalui zoom meeting, masing-masing room ada reviewer yang akan mereview pelaksanaan PkM dan laporan kemajuan para peserta.
Baca juga: Benarkah Kulit dengan Kondisi Kering Membuat Cepat Keriput
Wakil Rektor III USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH mengapreasiasi mahasiswa yang lolos proposal PkM.
''Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa USM juga memberikan kontribusi kepada masyarakat, karena pelaksanaan PkM mereka mampu membantu permasalahan di masyarakat, seperti solusi promosi digital, peneruman nilai gizi pada minuman fermentasi buah Ketapang, serta memberikan metode anti stress pagi para remaja,'' ungkapnya.
Junaidi berharap, mahasiswa di USM di pendanaan tahun 2025 banyak yang lolos didanai, sehingga semakin luas kontribusi USM melalui mahasiswa ke masyarakat. (Aji)
