Helo Indonesia

MUI Jateng Jadikan Khidmatul Ummah dan Shodiqul Hukumah Spirit Susun 12 Program Kerja Unggulan 2025

Jumat, 3 Januari 2025 13:39
    Bagikan  
MUI Jateng Jadikan Khidmatul Ummah dan Shodiqul Hukumah Spirit Susun 12 Program Kerja Unggulan 2025

Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Mengawali Tahun 2025 ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah siap menyiapkan program kerja tahun 2025 yang lebih keberpihakan kepada umat.

Mengusung visi memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan menjaga kerukunan antarumat beragama, MUI Jateng menyiapkan agenda kegiatan yang bertujuan mendukung kesejahteraan umat serta membangun keharmonisan masyarakat.

Baca juga: Pantai Karangjahe Rembang Dikunjungi 46 Ribu lebih Wisatawan Selama Nataru

Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji Msi menjelaskan, program kerja tahun 2025 berlandaskan pada spirit Khidmatul Ummah (pelayanan kepada umat) dan Shodiqul Hukumah (bekerja sama dengan pemerintah).

“Program ini juga dirancang untuk melanjutkan langkah strategis yang sejalan dengan kebijakan MUI Pusat, sambil mempertimbangkan kearifan lokal di Jawa Tengah,” jelas KH Ahmad Darodji kepada media di RM Simpang Raya Semarang, Kamis 2 Januari 2025.

Pada pertemuan itu, selain dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan Drs KH Ali Mufiz MPA, hadir juga diantaranya Sekum Drs KH Muhyiddin MAg, jajaran Sekretaris Dr KH Multazam Achmad MA, KH Agus Fathudin Yusuf MA, dan Prof Dr K H Imam Yahya MAg.


Berikut 12 program kerja prioritas MUI Jawa Tengah yang terbagi dalam beberapa komisi dan lembaga:

1. Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Kerukunan Antar Umat Beragama
– Program: Harmoni dalam Keagamaan dengan tema “Peran MUI dalam Memperkokoh Kerukunan Menuju Jawa Tengah Bermartabat”.
2. Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga
– Program: Halaqah Ulama bertema “Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda/Rohis”.
3. Komisi Fatwa
– Program: Sosialisasi Fatwa dan Metodologi Penetapan Fatwa MUI, serta Sidang Fatwa Ketetapan Halal.
4. Komisi Dakwah
– Program: Lokakarya untuk merumuskan etika berdakwah melalui media tradisional dan modern.
5. Komisi Pendidikan, Pesantren, dan Kaderisasi Ulama
– Program: Orientasi Kader Ulama (OKU) Tahun 2025.6. Komisi Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan
– Program: Riset tentang respons masyarakat terhadap peran MUI Jawa Tengah.

Baca juga: Kemenpar Berkolaborasi Sambut Wisman Pertama Tahun 2025 di Tiga Pintu Masuk Utama

7. Komisi Hukum dan HAM
– Program: Halaqah Ulama dengan tema “Kebijakan Legislasi tentang Wisata Kuliner dalam Masyarakat Plural Berbasis Moral Keagamaan”.
8. Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat
– Program: Halaqah Ulama bertema “Kreatif Generasi Muda Islam Mandiri pada Sektor Pertanian dan Peternakan”.
9. Komisi Informasi dan Komunikasi
– Program: Optimalisasi peran komisi dalam mendukung tugas-tugas MUI Jawa Tengah.
10. Komisi Seni Budaya dan Peradaban Islam
– Program: Festival Seni Budaya Islam Nusantara bertema “Seni Budaya Islam Nusantara; Menjaga Tradisi, Menginspirasi Generasi”.
11. Komisi Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
– Program: Halaqah Ulama bertema “Peran MUI Jawa Tengah dalam Eliminasi TBC Tahun 2030”.
12. Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda)
– Kegiatan tahunan untuk mengevaluasi dan merencanakan program kerja MUI Jawa Tengah.

Dari total 12 kegiatan, enam kegiatan didanai melalui Dana Hibah APBD, sementara enam lainnya merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Agama RI, Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, dan Baznas Provinsi Jawa Tengah.

MUI Jawa Tengah berharap seluruh komisi dapat melaksanakan program kerja dengan tema-tema menarik serta menggandeng berbagai instansi sebagai mitra kerja. 4

Selain itu, pelaksanaan program direncanakan berlangsung merata selama 12 bulan di tahun 2025. Tidak hanya itu, MUI Kabupaten/Kota juga diimbau untuk menyelaraskan program kerjanya dengan MUI Provinsi Jawa Tengah. (Aji)