KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Dua sekolah di Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, sementara masih diliburkan lantaran kondisi sekolah yang masih banyak lumpur pasca- banjir bandang akibat tanggul jebol pada 20 Januari 2025 lalu.
Dua sekolah tersebut yakni SMP Negeri 2 Patebon dan SD Negeri 2 Kebonharjo, hingga kini masih dalam proses pembersihan lumpur. Selain itu sarana-prasarana seperti mebeler maupun alat-alat elektronik mengalami kerusakan.
Baca juga: Mbak Sisca Apresiasi Kekompakan Paguyuban Kades Bantu Korban Bencana Kendal
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, meski tidak berdampak pada rusaknya bangunan sekolah. Namun banjir bandang hingga kini masih menyisakan lumpur hingga ruang-ruang kelas.
"Alhamdulillah kalau bangunan tidak ada yang rusak, hanya pagar saja. Bangunan kelas tidak ada yang rusak atau roboh, hanya mebelernya saja yang rusak," terang Ferinando, Selasa 4 Februari 2025.
Sehingga, melihat kondisi tersebut proses pembelajaran tatap muka terpaksa diliburkan sementara, dan diganti dengan pembelajaran secara daring.
"Karena dua sekolah itu yang lumpurnya masuk dan belum selesai dibersihkan, sekarang pembersihannya juga masih mencapai 40 persen. Diperkirakan diliburkan satu bulanan. Tapi pembelajaran dialihkan dengan pembelajaran melalui daring," ungkap Kepala Disdikbud Kendal.
Usulkan Bantuan
Dirinya menambahkan, Disdikbud akan mengusulkan bantuan kepada pemerintah. Terutama untuk pengadaan sarana prasarana sekolah yang rusak.
"Hampir semuanya rusak. Kursi, meja, alat-alat peraga, elektronik rusak semua. Kita tahun ini kan rencananya ada anggaran dari provinsi pengadaan mebeler, itu akan kita lobi provinsi untuk perubahan lokus (lokasi khusus) karena dua sekolah itu kan tidak masuk lokus. Kita juga akan usulkan volumenya ditambah karena hampir semua kelas mengalami kerusakan ," pungkas Ferinando.(Anik)
