Helo Indonesia

Setelah Puluhan Tahun Pertamina Baru Mau Minta Maaf Setelah Skandal Besar Terungkap

Satwiko Rumekso - Nasional -> Peristiwa
Senin, 3 Maret 2025 13:32
    Bagikan  
Simon Aloysius Mantiri
Istw

Simon Aloysius Mantiri - Baru mau meminta maaf

HELOINDONESIA.COM -Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan permohonan maaf terkait kasus hukum yang melibatkan pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina, termasuk sub-holding dan kontraktor kerja sama selama periode 2018-2023.

Simon mengakui bahwa kasus ini merupakan pukulan berat dan ujian besar bagi Pertamina. Namun, ia tetap menghargai upaya Kejaksaan Agung dalam mengungkap kasus tersebut.

"Pada kesempatan ini saya Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama Pertamina menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Senin (3/3/2025).

Waduuuhhh Baca juga: Kerugian Konsumen Pertamina Bukan Hanya RON, Bisa dari Parameter Kualitas BBM Lainnya

Menurut Simon, kasus ini memberikan dampak luas bagi masyarakat dan menjadi tantangan besar bagi Pertamina. Dia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung Kejaksaan Agung dalam proses hukum dengan memberikan data dan informasi yang diperlukan agar kasus ini berjalan sesuai dengan aturan.

"Kami juga menyampaikan komitmen kami, PT Pertamina (Persero) dalam penyelenggaraan kegiatan perusahaan dengan prinsip Good Corporate Governance. Ini menjadi kesempatan kami memperbaiki diri," tegasnya.

Baca juga: Ternyata Ini Tujuan Ko Hee jin Turunkan Semua Pemain Cadangan, Bukan Untuk Hemat Tenaga

Simon menambahkan bahwa jika ada tindakan dari Pertamina yang merugikan kepercayaan publik, mereka meminta maaf. Sebagai langkah tindak lanjut, perusahaan telah membentuk tim crisis centre untuk mengevaluasi seluruh proses bisnis, terutama di aspek operasional.

Pertamina juga berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola perusahaan agar menjadi lebih baik. Sebagai pemimpin, Simon berjanji untuk memimpin upaya memastikan Pertamina tetap menjadi kebanggaan dan kepercayaan rakyat Indonesia.

"Sekali lagi mewakili keluarga besar Pertamina kami sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya," tutup Simon.***