Helo Indonesia

Bocah Kelas 5 SD Tewas Tenggelam saat Berenang di Sungai Progo Magelang

Rabu, 5 Maret 2025 06:33
    Bagikan  
Bocah Kelas 5 SD Tewas Tenggelam saat Berenang di Sungai Progo Magelang

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah siswa SD yang meninggal di Sungai Progo. Foto: basarnas smg

MAGELANG, HELOINDONESIA.COM - Seorang bocah kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Progo, Magelang. Kejadian tersebut menimpa Robert S (8), warga Karanggading, Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Bocah tersebut tenggelam saat bermain di Sungai Progo pada Senin sore 3 Maret 2025 sekira pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Basarnas Semarang melalui Unit Siaga Basarnas Borobudur, pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB, korban tengah bermain sepeda bersama ketiga kawannya yakni Eno, Tegar dan Alfatih di sekitar perumahan Puri Tuksongo. Setelah lelah bersepedaan kemudian mereka memutuskan berenang, bermain air di sungai Progo yang berada di belakang perumahan tersebut.

Baca juga: Ketika Lansia Nyantri di Masjid Agung Demak, Ngalap Berkah Ramadan dan Sultan Fatah

Namun sekitar pada pukul 14.00 WIB, hanya ketiga kawan korban saja yang pulang ke rumahnya masing-masing. Kawan-kawan korban juga tidak menceritakan kejadian yang menimpa korban pada orang tuanya. Pada pukul 18.30 WIB, orang tua korban mendatangi kediaman kawan korban untuk menanyakan keberadaan anaknya.

“Karena hingga pukul 18.30 WIB anaknya belum juga pulang, orang tua Robert lalu bertanya kepada orang tua teman Robert yang kemudian dapat info dari Tegar jika korban tenggelam dan hanyut saat berenang. Korban sempat berusaha ditolong tapi tidak berhasil. Dan kejadian tersebut tidak langsung dilaporkan karena diduga ketiganya ketakutan lihat temannya tenggelam,” ujar Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, dalam keterangannya Selasa 4 Maret 2025.

Budiono menerangkan, pihaknya malam itu langsung menerjunkan satu tim dari Unit Siaga Basarnas Boobudur. Namun hingga tengah malam proses pencarian dengan penyisiran di area kejadian belum membuahkan hasil.

Baca juga: Wamendagri Ribka Haluk Soal Inflasi Tinggi di Papua Pegunungan: Saya Akan Cek Langsung!

Akhirnya Pada Selasa (4/3/25) saat pencarian kembali dilanjutkan, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban. Korban ditemukan pada pukul 09.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia di tepi aliran sungai sejauh 3 km dari lokasi kejadian.

“Setelah ditemukan, korban kemudian dibawa ke RSUD Tidar. Dengan telah dievakuasinya korban maka operasi SAR ditutup. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak tim SAR gabungan yang telah bekerja keras sehingga korban berhasil ditemukan,” tutup Budiono. (Aji)