LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Presidium Ketua DPP Mataram Fidla Arief, S.Sos. menuntut pihak Universitas Lampung (Unila) bersikap terbuka atas kegaduhan dugaan plagiat karya ilmiah untuk meraih gelar profesor dan doktor.
"Kami mempunyai seluruh data yang menyangkut dugaan pelanggaran tersebut," ujar Fidla Arief, S.Sos lewat rilis yang disampaikannya kepada Helo Indonesia, Jumat (30/5/2025).

DPP Mataram akan melakukan aksi demonstrasi di Kementerian Pendidikaan Tinggi Saint dan Teknologi agar Menteri bersikap tegas dan memberikan sanksi atas pelanggaran etika dan moral para pelakunya.
Fidla berharap pihak rektorat jangan menutup nutupi kasus ini. Apalagi sudah tersebar di medsos dan banyak media online tentang dugaan kasus ini.
Baca juga: ASN PPPK Inisial RP Diduga Operator Plagiat Jurnal Ilmiah, Jabatan Keren
Rektorat harus segera mengeluarkan pernyataan resmi atas ramainya pemberitaan tentang dugaan plagiat yang dilakukan oleh beberapa guru besar.
Belum hilang trauma dan rasa malu atas kasus pidana yang menerpa rektor Unila sebelumnya, kini Unila justru diterpa isu tentang dugaan plagiarisme yang kami anggap ini lebih dari kasus pidana rektor sebelumnya.
Karena jika ini terbukti benar maka akan menjadi beban bagi nama besar Unila selamanya. Ini menandakan etika dan moral para pelaku berada pada titik terendah. (HBM)
-
