HELOINDONESIA.COM -Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya resmi menyerahkan sertifikat pelatihan dasar Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada DPC Himpunan Putra Putri Angkatan Darat (Hipakad) Surabaya, Selasa siang (1/7/2025)
Kegiatan yang digelar di Aula BNN Kota Surabaya, menjadi momen penting, sebab selain sertifikat juga turut diserahkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua pihak.
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan peserta pelatihan dari Hipakad Surabaya serta unsur organisasi kepemudaan Pemuda Panca Marga (PPM). Dari pihak BNN Kota Surabaya, acara dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Umum, Agus Khoirul Huda, S.Kep., Ms.
“Terima kasih pada rekan-rekan dari Hipakad Surabaya. Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya pelatihan dasar P4GN ini,” ujar Agus dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa BNN tidak bisa bergerak sendiri dalam memerangi narkoba di Kota Surabaya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan elemen masyarakat seperti Hipakad sangat penting.
“Dengan hadirnya Hipakad, kami berharap terwujudnya visi Surabaya Bersinar, yaitu bersih dari narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Hipakad Surabaya, Agung Wicaksono, S.E., menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan AD/ART organisasi, yang mendukung program-program pemerintah demi kemaslahatan masyarakat. Ia juga menyinggung program prioritas pemerintah pusat.
“Program Asta Cita Presiden Prabowo menyebutkan Indonesia Bersih Narkoba sebagai prioritas ke-6” jelas Agung.
Menurutnya, generasi muda saat ini, termasuk pelajar SMP dan SMA, adalah calon pemimpin masa depan. Oleh sebab itu, Hipakad Surabaya akan menyasar sekolah-sekolah dengan edukasi tentang bahaya narkoba, bekerja sama dengan BNN menggunakan materi yang sudah disusun secara terstandar.
“Kami siap membekali generasi muda agar kelak mereka mampu menjalankan tugas-tugas kebangsaan, baik di pemerintahan maupun dunia profesional,” ujarnya.
Agung juga menambahkan, ke depan Hipakad akan memperluas jejaring dan relasi, serta aktif menyampaikan edukasi bahaya narkoba dari sisi kesehatan fisik, mental, hingga dampaknya terhadap masa depan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi konkret dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika serta memperkuat misi kebangsaan di tengah tantangan zaman.****(AGn)
