Helo Indonesia

BEM FITK Unsiq Gelar Pelatihan Litera Ksetra dan Litera Anapakra di Desa Banjar

Selasa, 12 Agustus 2025 14:04
    Bagikan  
BEM FITK Unsiq Gelar Pelatihan Litera Ksetra dan Litera Anapakra di Desa Banjar

Kegiatan BEM FITK Unsiq saat memberi pelatihan Litera Annapakra kepada pelaku UMKM dan Litera Ksetra bagi kelompok tani di Desa Banjar

WONOSOBO, HELOINDONESIA.COM - Setelah berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2025, BEM Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo mulai merealisasikan program unggulannya, Griha Litera, di Desa Banjar, Kecamatan Kertek, Wonosobo.

Dua dari empat pojok literasi yang menjadi fokus program telah resmi diluncurkan melalui Pelatihan Litera Ksetra (Literasi Pertanian) dan Litera Annapakra (Literasi Boga). Keduanya menjadi langkah awal menciptakan Desa Banjar sebagai model Desa Cerdas berbasis literasi dan kewirausahaan.

Baca juga: Hidupkan Tradisi Umat, PP MAJT Kumandangkan Salawat Nariyah 4444 Tiap Kamis Kedua

Pelatihan Litera Ksetra yang diharapkan mengoptimalkan potensi lahan subur, dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Balai Desa Banjar.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa Banjar beserta perangkat desa, serta menghadirkan narasumber dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, yaitu Choirul Chamdani SP dari UTPB Balai Pelaksana, dan Khozinul Asror SP (Penyuluh Pertanian Ahli Muda).

petani

Peserta yang terdiri dari 25 anggota kelompok tani mendapatkan materi seputar teknik budidaya, manajemen pertanian berkelanjutan, serta peluang pasar komoditas bernilai tinggi.

Kegiatan ditutup dengan simulasi penanaman bibit jahe merah di lahan milik ketua Kelompok Tani, sebagai simbol dimulainya gerakan pertanian produktif di desa tersebut.

Tak berhenti di sektor pertanian, PPK Ormawa BEM FITK Unsiq juga menggelar Pelatihan Litera Annapakra pada Jumat, 8 Agustus 2025 di SD Negeri Banjar, Kertek. Acara ini dihadiri oleh sekretaris Desa Banjar dan beberapa perangkat desa.

Naik Kelas

Peserta pelatihan berjumlah 23 orang yang merupakan pelaku UMKM yang tergabung dalam kelompok ibu-ibu PKK. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Wonosobo Desta Hatmoko Adi SM MM.

Baca juga: Pebulutangkis FH USM Christian Adinata Juarai Thailand International Series 2025

Dia membagikan ilmu pengolahan produk kuliner, teknik pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran digital agar produk desa mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Diharapkan dengan pelatihan Litera Annapakra UMKM khususnya kuliner bisa naik kelas.

Ketua Tim Pelaksana, Hania Kholifatul Lukman, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menjembatani potensi lokal dengan peluang ekonomi.

“Kami ingin masyarakat Desa Banjar tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu mengubahnya menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan dukungan penuh pemerintah desa, dinas terkait, dan peran aktif masyarakat, Program Griha Litera diharapkan menjadi motor penggerak kemandirian Desa Banjar.


Ke depan, tandas dia, BEM FITK Unsiq akan melanjutkan program pada dua pojok literasi lainnya, yaitu Litera Palana (Literasi Budidaya) dan Litera Rupa (Literasi Seni), sehingga ekosistem pemberdayaan yang komprehensif dapat terwujud. (Aji)