Helo Indonesia

Ridwan Kamil Kirim Tim Investigasi, Kalau Pesantren Al Zaytun Tidak Kooperatif Ada Konsekuensi Hukum

Winoto Anung - Nasional -> Peristiwa
Selasa, 20 Juni 2023 22:24
    Bagikan  
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Foto : Tangkapan Layar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil - (Instagram)

HELOINDONESIA.COM - Terkait polemik Polemik Pesantren Al Zaytun Indramayu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengambil Langkah tegaas. Pihaknya akan mengirimkan tim investigasi ke Pesantren Al Zaytun dengan masa tugas tujuh hari.

Dari hasil investigasi itu, Gubernur mengungkapkan ada konsekuensi hukum dan administratif bila Polemik Pesantren Al Zaytun Indramayu tidak kooperatif.

“Polemik Pesantren Al Zaytun Indramayu akan ditindaklajuti dengan menugaskan Tim Investigasi dari Pemprov Jawa Barat, untuk bertugas selama 7 hari untuk mencari fakta dan tabayun kepada pihak pengelola pesantren,” ujar Gubernur Ridwan Kamil melalui cuitan di Twitter dengan akun @ridwankamil

Menurut Ridwan Kamil, Tim Investigasi dari Pemprov Jawa Barat itu bertugas mulai Selasa 20 Juni. “Tim mulai bekerja besok Selasa 20 Juni 2023,” ujar Ridwan Kamil.

Baca juga: Diusulkan Pertalite Disubsidi, Bukan Dikompensasi yang Kuota Volumenya Tidak Jelas

Kemudian, pihaknya memberikan ultimatum, bahwa akan ada konsekuensi hukum dan administrasi bila tidak kooperatif, sesuai kewenangan yang dimiliki Pemprov Jabar.

“Saya meminta pihak Pesantren Al Zaytun untuk kooperatif dan memberikan jawaban seluas-luasnya. Jika tidak kooperatif maka akan ada konsekuensi hukum dan administrasi terkait eksistensi lembaga pendidikan dibawah binaan Kementrian Agama,” ujarnya.

Ridwwn Kami menegaskan, pihaknya selalu mempertimbangkann adanya 5000-an santri (siswa) di Pesantren Al Zaytun, namun tetap akan melangkah dengan seadil-adilnya,/

“Semua langkah ini adalah seadil-adilnya proses yang kami akan lakukan, mengingat ada 5000-an siswa yang akan terdampak oleh setiap keputusan hukum yang menyertai proses ini,” ujarnya.

Baca juga: Mitos-mitos Kesehatan Seputar Kolesterol yang Perlu Anda Ketahui Kebenarannya

Pesantren Al Zaytun diminta ubtuk kooperatif, karena pihaknya ingin segera menyelesaikan masalah ini. “Demikian yang bisa saya sampaikan kepada masyarakat, terkait penanganan polemik dan kontroversi yang terjadi di Pesantren Al Zaytun ini,” ujar Ridwan Kamil.

Sejumlah netizen memberikan dukungan dan masukan kepada Gubernur Jawa Barat ARidwan Kamil dalam menangani Pesantran Al Zaytun.

“Maju terus pak Gub. Gunakan juga laporan bertahun lalu yg sudah dibuat MUI tanpa ada tindak lanjut. Cukup diwawancara syeh zaitun, kl jawabannya mlintir2, langsung tutup saja pondoknya. Biarkan asetnya dibagi para jamaahnya yg selama ini infaq ke sana,” tulis netizen @andemha67.

“Bagusnya tuh yg ditugasin penyelidikan kesana tuh macam : UAS, Ust. AHI, AA Gim... Biar jika debat bisa mempertanggung jawabkan secara keilmuan dan sumbernya, kmarin waktu kunjungan Tim Kemedag Indramayu, di dongengi sang profesor mangut2 aja,” tulis @WRGSEX_.

“Punteun Pak,izin saran saja tuk team nya tlg tdk hanya terdiri dari pihak MUI Jabar,Depag Jabar tapi juga alumni Zaytun dan org tua dr santri atau alumni zaytun dan tokoh pemuka agama. Soalnya tktnya ketika team datang yg ditampilkan oleh mereka hanya tampilan luar saja Pak,” tulis netizen @itsmemagnifique. (*)

(Winoto Aanung)