Helo Indonesia

Pendiri PBHI, Dewan Nasional WALHI, Jhonson Panjaitan Wafat, Selamat Jalan Bung

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Minggu, 26 Oktober 2025 21:38
    Bagikan  
-
HELO LAMPUNG

- - RIP - Mendiang pemberani, Jhonson Panjaitan. | WALHI/Muzzamil/Helo Indonesia

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COMRest In Peace. Warta merta datang dari jagat raya pergerakan prodemokrasi Tanah Air. Salah satu aktivis hukum dan HAM sejak 80-an lama berkiprah di organisasi masyarakat sipil: PBHI dan WALHI, advokat Jhonson Panjaitan berpulang, Minggu (26/10/2025).

Kabar antara lain diperoleh dari jajaran Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). "Telah berpulang ke Pangkuan Bapa di Surga, Jhonson Sotarduga Panjaitan, yang kami kenal dengan panggilan Bang Jhonson pada 26 Oktober 2025, pukul 07.30 WIB," pesan elektronik WALHI, warta lara itu. Versi lain, almarhum wafat pukul 08.30 WIB.

"Bang jhonson sepanjang hidupnya mendedikasikan diri pada kerja-kerja pembelaan hak azasi manusia dan pernah menjadi dewan nasional walhi pada periode 2002 hingga 2005," lanjut pesan.

"Kami keluarga besar WALHI begitu merasakan duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberikan penghiburan dan kekuatan. Selamat jalan Bang Jhonson! Dedikasi dan perjuangan pembelaan HAM dan lingkungan akan kami teruskan," pungkas taklimat duka.

Semasa hidup, Jhonson yang lahir 11 Juni 1966, jebolan FH UKI Jakarta ini merupakan pendiri, pengacara, dan pernah jadi direktur Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI), yang berbasis di Jakarta.

Dia dikenal cerdas, kritis, pemberani, dan vokal, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan juga perbedaan pendapat.

Gegara kiprah beraninya -- misal bersama Hendardi di PBHI, Jhonson tak terhitung lagi jumlahnya menerima intimidasi, kekerasan verbal, bahkan teror fisik.

Di era Gus Dur-Mega bahkan Mega-Hamzah misalnya, dia pernah nyaris menjadi sasaran amuk kelompok orang tidak dikenal yang menyerbu kantor PBHI di Jakarta. Jhonson beruntung selamat dari upaya aniaya.

Testimoni turut disampaikan kompatriot, mantan Koordinator Kontras dan Ketua Transparency International Indonesia kini Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. "Kantornya pernah digeruduk dan mobilnya ditembak," kenang Usman.

Disitat dari Kompas, seperti diakses ulang dari Bandarlampung, Usman Hamid jua yang mewarta kondisi terakhir mendiang jelang wafat. Jhonson, ujar Usman, kritis selama 4-5 hari terakhir hingga Minggu dini hari lalu meninggal pagi ini, 26 Oktober, pukul 08.30.

Selamat jalan, Bung Jhonson! (Muzzamil)

 -